Home Ekbiz Corporate Soal Pencatutan Nama dan Saham Freeport Masuki Episode Baru: Jusuf Kalla

Soal Pencatutan Nama dan Saham Freeport Masuki Episode Baru: Jusuf Kalla

215
0
SHARE

EnergyWorld.co.id – Kegaduhan soal permintaan saham PT Freeport Indonesia yang dilaporkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said ke Mahkamah Kehormatan DPR (MKD) tampaknya akan terus berlanjut. Pasalnya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon kemudian menuding Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjadi dalang dalam pengaduan tersebut. “Untuk kemakmuran rakyat itu, negara harus minimal 51 persen. Kalau di luar itu, mungkin Menteri ESDM ada yang nyuruh. Yang nyuruh kan katanya Jusuf Kalla,” kata Fadli dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta, Sabtu (21/11).

Bukan hanya itu. Fadli bahkan menyebut langkah JK mendorong Menteri Sudirman melapor ke MKD sebagai langkah blunder. Karena, menurut dia, langkah tersebut justru membuat kegaduhan di dalam tubuh pemerintahan sendiri. “Jusuf kalla yang mengendalikan ini. Yang ribut di antara pemerintah. Tolong, Pak JK, ditertibkanlah menteri Anda ini,” tuturnya.

Sebelumnya, Jusuf Kalla telah membantah pernyataan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan tentang tidak adanya restu Presiden Joko saat Menteri Sudirman Said melaporkan Ketua DPR Setya Novanto ke MKD. Sudirman melaporkan Novanto ke MKD atas dugaan mencatut nama kepala negara untuk meminta saham ke Freeport. “Ya, melaporkan ke presiden dan melaporkan ke saya karena ini masalah kami berdua, pribadi,” ujar JK di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat malam (20/11).

Menurut JK, dirinya dan Joko sangat marah ketika mendapatkan informasi pencatutan nama yang diduga dilakukan Novanto.  “Otomatis dong mesti kami marah,” katanya.

Ketika ditanya apakah ada rencana melaporkan Novanto kepada penegak hukum, JK hanya menjawab singkat. “Tergantung perkembangannya, kita lihat perkembangannya dulu,” tuturnya. [Kom/Djun/pn]

LEAVE A REPLY