Home Ekbiz Corporate Indonesia Poros Maritim, Harga Ikan Kenapa Masih Tinggi?

Indonesia Poros Maritim, Harga Ikan Kenapa Masih Tinggi?

360
0
SHARE

ENERGYWORLD.CO.ID – Harga ikan laut di pasar tradisional di Kota Semarang, Jawa Tengah mengalami kenaikan akibat menurunnya volume hasil tangkapan dari para nelayan setempat.

Pedagang ikan laut di Pasar Johar Semarang, Endang Rohmanah, Rabu, mengatakan hampir seluruh jenis ikan laut pada bulan Agustus ini mengalami kenaikan harga hingga dua kali lipat.

Beberapa jenis ikan yang mengalami kenaikan harga di antaranya ikan patin dari sebelumnya Rp15 ribu/kg menjadi Rp30 ribu/kg, udang dari sebelumnya Rp40 ribu/kg menjadi Rp60 ribu/kg.

Selain itu, cumi sebelumnya Rp35 ribu/kg menjadi Rp60 ribu/kg, pindang salam dari Rp6 ribu/kg menjadi Rp15 ribu/kg, bandeng dari Rp20 ribu/kg menjadi Rp40 ribu/kg, dan sotong dari Rp35 ribu/kg menjadi Rp60 ribu/kg.

Endang mengatakan, kenaikan harga tersebut sudah terjadi di tingkat nelayan. Menurut mereka, cuaca panas berdampak pada menurunnya volume ikan yang berenang di permukaan air.

Akibat kenaikan harga tersebut, diakuinya jumlah pembeli menjadi berkurang. Selain itu, jika biasanya mereka membeli banyak sejak terjadi kenaikan ini pembelian mereka dikurangi.

Sebelumnya, Wakil Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Tengah Ali Mulyono mengatakan saat ini belum menjadi puncak panen bagi nelayan.

Jika melihat musim, puncak panen akan terjadi pada bulan depan. Bahkan, pada saat itu para nelayan dapat dua kali melaut setiap harinya.

“Nelayan biasanya melaut dari pagi hingga siang, selanjutnya mereka sandar untuk menjual hasil tangkapannya. Setelah itu mereka kembali melaut dari siang hingga sore. Jadi kenaikan volume tangkapan bisa sampai dua kali lipat,” katanya. – ANT