Home DPR Luhut si Menteri Over Acting dalam Posisinya

Luhut si Menteri Over Acting dalam Posisinya

263
0
SHARE
Luhut Binsar Panjaitan/ist

ENERGYWORLD.CO.ID – Pengamat energi dari Energy Watch Indonesia, Ferdinan Hutahaean menilai pernyataan yang dikeluarkan oleh Menteri Koordinator bidang Maritim dan Sumber Daya, Luhut Binsar Panjaitan, seperti teror dan premanisme. Karena pernyataan tersebut tidak layak dilayangkan oleh seorang pejabat negara.

“Luhut over acting dalam posisinya. Luhut juga tidak paham bahwa menteri bukan anak buahnya tapi hanya berada di dalam sistem koordinasi. Koordinasi itu sifatnya bukan atasan bawahan atau anak buah dengan komandan,” kata Ferdinan, Rabu (19/10/2016).

Lebih lanjut ia mengatakan, tugas seorang yang melakukan koordinasi hanyalah mengordinasikan supaya antar kementerian tidak ada yang tabrakan kebijakan.

“Ini yang harus Luhut pahami. Kemudian kedua, siapa yang mengganggu? Gangguan yang dimaksud seperti apa? Jangan-jangan justru Luhut yang ganggu menteri Jonan dengan segala intervensinya,” ungkap Ferdinand.

Seperti diketahui, Menko Luhut kembali mengeluarkan pernyataan keras. Dimana ia akan menyerang siapapun yang mengganggu kerja Menteri ESDM dan Wakil Menteri ESDM yang baru, yakni Jonan dan Archandra.

“Orang lain yang mau nyerang Pak Jonan dan Arcandra akan saya buldoser juga. Karena tugas saya bukan hanya koordinasi, tapi juga mengendalikan. Kalau anak buah saya diserang, kalian juga sama saja menyerang aku, ya saya yang maju,” ungkapnya saat acara serah terima jabatan Menteri ESDM yang baru Ignasius Jonan dan Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar di gedung Kementerian ESDM.|RNZ/EWINDO