Home BUMN Tanggapan Tulisan Fahmy Radhi soal Pertamina Tidak PD Kelola Blok Mahakam

Tanggapan Tulisan Fahmy Radhi soal Pertamina Tidak PD Kelola Blok Mahakam

684
0
SHARE
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) Ibu Elia Massa Manik/PUS

ENERGYWORLD –  Tulisan Fahri Radhi di media ini berjudul “Pertamina Tidak PD Kelola Blok Mahakam Secara Mandiri  silakan buka link:

http://energyworld.co.id/2017/07/08/pertamina-tidak-pd-kelola-blok-mahakam-secara-mandiri/

Mendapatkan tanggapan dari Pengamat Energi Yusri Usman dimana dia mengirimkan tanggapan yang cukup keras mengkritik bahwa ada mafia Pertamina. Berikut tanggapannya:

Menurut Saya bukan Pertamina tidak percaya diri untuk mengelola blok mahakam, akan tetapi diduga ada kelompok mafia yang mempengaruhi elit kekuasaan yang bisa menekan Pertamina untuk menyikapinya seolah olah kurang percaya diri.

Dimana ada indikasi kuat bahwa dengan menambahkan porsi saham Total mencapai 39%, padahal blok Mahakam adalah blok produksi bukan lapangan eksplorasi yang beresiko tinggi tingkat kegagalannya, apalagi jumlah SDM di Total Indonesia itu ada sekitar 97 % adalah orang Indonesia, kemudian kalau bicara sumber pembiayaan, sebenarnya sudah antri perbankkan nasional dan lembaga pembiayaan Internasional untuk membiayai investasi pemboran sumur pengembangan dan infrasrtuktur produksinya.

Toh soal teknologi hampir semua KKKS dikerjakan oleh pihak ketiga, jadi alasannya aneh dan tidak masuk akal kalau Pertamina tidak mampu.

Maka untuk apa selama ini Pertamina sibuk mencari lapangan-lapangan migas di luar negeri dan bahkan tahun 2016 telah mengakuisisi blok migas di Afrika, dari perusahaan swasta Maurel & Prom Prancis?

Kalau informasi keraguan Pertamina itu benar, maka Dirut Pertamina harus bicara ke publik ada apa di Pertamina saat ini, karena Direksi yang lama dibawah Dwi Sucipto sangat percaya diri mampu mengoperasi Blok Mahakam secara mandiri 100 %. Koq sekarang “letoy”, ada apa ini?

apakah kurang hebat Pertamina hulu bisa menunjukkan prestasinya mengelola blok West Madura offshore dan offshore North West jawa meningkat produksinya diatas 100 % dibandingkan dikelola operator Sebelumnya sehingga Dirut Pertamina harus terbuka apa sikapnya soal Blok Mahakam ini.

Jangan sampai “wong ndeso” akan membacanya sikap Pertamina ini ibarat: kambing kurus di negeri orang diburu buru, tapi sapi gemuk dikandang sendiri disembelih oleh tamunya. | Yusri Usman

 

LEAVE A REPLY