Home Ekbiz Corporate Imakulata Emakeparo Tewas, Suku Kamoro Minta Kejelasan Kapolri dan Freeport

Imakulata Emakeparo Tewas, Suku Kamoro Minta Kejelasan Kapolri dan Freeport

0
SHARE

Keluarga korban dan masyarakat suku Kamoro kasih waktu 2 pekan dari tanggal 8 Feb 2018 untuk dijawab sama Freeport dan Kepolisian, kalau tidak operasi perusahan Feeeport di Cargo Dock dan Portsite Ditutup.

Hal ini menyusul kasus tewasnya seorang Imakulata Emakeparo alias Mama Kamoro (55)  yang merupakan warga Suku Kamoro dari Pulau Karaka Kampung Amamapre Distrik Mimika Timur Jauh,Kabupaten Mimika, Papua, yang diduga kuat tewas terkena proyektil peluru aparat kepolisian di Cargo Dock Kampung Amamapare, pada, Sabtu (3/2) malam tergolong pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat.

“Kalau support surat tuntutan masyarakat dan keluarga korban kepada Kapolri dan PT FI  dalam 2 minggu ini harus dijawab tuntutannya kalau tidak dijawab maka keluarga korban dan masyarakat suku Kamoro akan tutup lagi Operasi Pelabuhan Pengapalan Konsentrat di Portsite dan pelabuhan logistik Freeport di Cargo Dock ditutup,” ujar salah seorang keluarga Korban yang tak mau disebutkan dulu namanya.

“Dari ceritera pilu yang disampaikan oleh suami korban maka dapat disimpulkan bahwa telah terjadi pelanggaran HAM berat, dimana ada pembiaran dari aparat keamanan terhadap orang yang meminta pertolongan. Apalagi orang yang meminta pertolongan tersebut dalam keadaan kedua tangannya terborgol dan berada dalam laut.  Terlepas bahwa pelaku diduga melakukan pencurian itu tentu harus di buktikan,”tegas Ketua Komisi A,Saleh Alhamid kepada Harian Papua.

Redaksi menerima tuntut keluarga korban dan Masyarakat Kamoro yang di tujukan kepada PT Freeport dan Kapolri. Berikut isinya:

|HR/PRB/ewindo

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.