Home Energy Akses Data Migas Tidak Rahasia Lagi dan Harus Mudah

Akses Data Migas Tidak Rahasia Lagi dan Harus Mudah

0
SHARE
Istimewa
Istimewa

Di masa lalu pengelolaan data minyak dan gas bumi diklasifikasikan rahasia , ke depan Pemerintah akan mempermudah masyarakat dan investor untuk mengakses data minyak dan gas bumi melalui nasional data centre milik pemerintah.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial mengatakan, Pemerintah melalui Pertamina sudah merintis lama adanya data center, dan memang kita harapkan Pertamina ini sebagai BUMN terbesar layak memiliki National Data Centre khususnya untuk pengelolaan data migas kita.

“Kita harus pikirkan data migas kita yang selama ini rahasia bagaimana caranya nanti ke depan itu akses mendapatkan data migas itu bisa mudah, karena tanpa memberi kemudahan kepada investor kita hanya manis di mulut saja untuk meningkatkan produksi migas kita,” jelas Ego, Jumat (9/3/2018).

Untuk meningkatkan investasi, saat ini pemerintah sedang  menyederhanakan perijinan dengan menyederhanakan perijinan baik itu Peraturan Pemerintah, Keputusan Pemerintah, perizinan maupun sertifikasi. Untuk sektor minyak dan gas bumi selain menyederhanakan perijinan, kemudahan untuk mendapatkan data migas untuk kegiatan eksplorasi menjadi penting karena kedepan Pemerintah akan menggalakkan kegiatan eksplorasi untuk meningkatkan cadangan migas nasional.

“Kementerian ESDM baru saja memangkas 186 perijinan diantaranya 96 Peraturan/Keputusan Menteri dan kita juga akan meninjau ulang izin survey umum dan pengelolaan data migas, intinya tanpa memberi ruang yang lebih mudah kepada dunia usaha impossible kita bisa menaikkan produksi migas,” ungkap Ego.

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian ESDM M.P. Dwinugroho mengatakan, Menteri ESDM pada bulan Januari 2017 memberikan arahan bahwa pengelolaan data migas agar dilakukan secara mandiri dan Kementerian ESDM segera menganggarkan untuk mempersiapkan sumber daya dan infrastruktur pendukung pengelolaan.

“Selama masa transisi, Kementerian ESDM menugaskan PT Pertamina dalam pengelolaan data migas, sampai dengan Kementerian ESDM mempunyai sarana dan prasarana National Data Repository,” kata Dwi.

Dwi berharap kerja sama ini dapat mempermudah akses masyarakat terhadap data migas. Kerja sama pengelolaan data Pusdatin dan UTC dapat meningkatkan ketersediaan dan kualitas data migas serta memberikan layanan terbaik kepada pengguna, sehingga dapat mendukung kegiatan industri migas di Indonesia.*(esdm/mang)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.