Home Energy BBM Pertamina MOR II Siaga 7×24 Jam Selama Ramadan dan Libur Lebaran

Pertamina MOR II Siaga 7×24 Jam Selama Ramadan dan Libur Lebaran

0
SHARE
Istimewa
Istimewa

Antisipasi lonjakan konsumsi BBM dan LPG di wilayah Sumatera Bagian Selatan selama Ramadan dan Lebaran 2018, dilansir media center Pertamina (9/6/2018), Pertamina Marketing Operation Region (MOR) II sudah menyiapkan diri melalui Satgas Ramadan & Idul Fitri (RAFI) 2018.

“Prediksi peningkatan sudah ada. Kami sudah menyiapkan proyeksi penyaluran untuk kebutuhan tersebut. Selain itu, untuk mematau peningkatan dan kebutuhan energi selama puasa dan lebaran, kami juga menyiapkan Tim Satuan Penugasan (Satgas) sejak H-15 hingga H+15 demi kenyamanan masyarakat,” ujar GM MOR II Sumbagsel Erwin Hiswanto.

Untuk konsumsi BBM jenis gasoline, seperti Pertamax Turbo, Pertamax, Pertalite, dan Premium, diprediksi terjadi peningkatan hingga 19% dari konsumsi normal. Prediksi kenaikan tertinggi konsumsi BBM jenis gasoline terjadi pada 9 Juni 2018 atau H-5 dengan angka kenaikan sebanyak 77% dari konsumsi normal.

Sedangkan untuk BBM jenis gasoil, seperti Pertamina Dex, dexlite, dan Solar/Bio Solar diprediksi mengalami penurunan hingga 11% dari konsumsi normal. “Hal ini diakibatkan oleh tidak beroperasinya kendaraan berat saat arus mudik dan balik sehingga konsumsi Solar/Bio Solar menurun,” jelas Erwin.

Erwin menambahkan, seluruh Terminal BBM di wilayah Sumbagsel akan standby 7 hari x 24 jam selama Satgas. Selain itu, di beberapa TBBM juga sudah disiapkan tambahan mobil tanki (MT) untuk melayani masyarakat di luar penyaluran normal. “Di TBBM Panjang Lampung sebanyak 10 MT (176 KL), TBBM Kertapati Palembang 5 MT (104 KL), TBBM Lubuk Linggau Sumsel 2 MT (32 KL), TBBM Jambi 2 MT (32 KL), TBBM Pulau Baai Bengkulu 1 MT (16 KL), dan TBBM Pangkal Balam Bangka 1 MT (16 KL),” paparnya.

MOR II juga menempatkan 5 KiosK Peramax di jalur tol dan pelabuhan Bkauheni, Dex kemasan di jalur lintas utama, 25 motoris kemasan, mobil tangki dispenser, kantong BBM (mobile storage), dan SPBU buffer stock. Penampatannya disesuaikan dengan jalur mudik di Sumatera, khususnya di wilayah Lampung.

Untuk konsumsi LPG, Erwin juga memastikan akan ada peningkatan pasokan LPG 3 kg sebsar 11%. Untuk LPG 12 kg, MOR II sudah menyiapkan rencana penyaluran sebanyak 3.526 Metrik Ton (MT). Sedangkan untuk Bright Gas sebanyak 347 MT dan bright Gas 12 Kg 721 MT selama periode Satgas RAFI 2018 di Sumbagsel.

“Selain kesiapan penyaluran, kami sudah menyiapkan 295 agen LPG 3 kg, 5.401 pangkalan LPG 3 kg Siaga, dan 55 agen LPG 12 kg,”imbuhnya.

Terkait kebutuhan Avtur selama masa mudik, MOR II memprediksi konsumsi bahan bakar tersebut akan naik sekitar 16%-50%, dengan peningkatan tertinggi terjadi di Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang, sebanyak 25 KL per hari.*(pcc/mang)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.