Home BUMN Direktur Utama Garuda Indonesia Tbk Pahala Mansury Diganti dan Masuk Petamina

Direktur Utama Garuda Indonesia Tbk Pahala Mansury Diganti dan Masuk Petamina

0
SHARE
Istimewa
Istimewa

Menteri Negara BUMN Rini Soemarno mewakili pemerintah selaku pemegang saham PT Garuda Indonesia Tbk mengganti Direktur Utama Pahala Mansury dengan Ari Ashkara, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 12 September 2018.

Pahala Mansury sebelumnya menjabat sebagai direktur utama Garuda Indonesia dalam RUPSLB 12 April 2017 lalu.

“Untuk alasan perubahan lebih baik tanya ke pemegang saham ya. Intinya formasi baru ini sudah mendapatkan restu pemegang saham,” tutur Ari, Rabu (12/9/2018).

Garuda Indonesia maskapai penerbangan milik negara mencatat kerugian US$114 juta setara Rp1,65 triliun dalam 6 bulan pertama tahun 2018.  Kerugian Garuda itu setara dengan Rp1,65 triliun pada kurs Rp14.500 per dolar Amerika.

Direktur Utama Garuda yang baru Ari Ashkara sebelumnya adalah Direktur Utama PT Pelindo III (Persero). Ari bukan orang baru di Garuda Indonesia, karena ia pernah menjabat sebagai direktur keuangan Garuda pada tahun 2014.

Selain mencopot Pahala, perombakan manajemen juga terjadi untuk jabatan Direktur Keuangan, Direktur Niaga Domestik, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha.

Secara terpisah, Pahala mengatakan selama 17 bulan menjabat sebagai direktur utama kinerja Garuda Indonesia sudah mulai membaik. Misalnya, tingkat kerugiannya yang menurun.

Mengutip laporan keuangan perusahaan, perusahaan tercatat menderita kerugian sebesar US$114 juta pada semester I 2018 atau menurun dibandingkan kerugian periode yang sama tahun lalu, yakni sebesar US$284 juta. Kerugian perusahaan membaik karena kenaikan pendapatan sebesar dari US$1,8 miliar menjadi US$1,9 miliar.

Sementara, terkait alasan perombakan ini apakah berhubungan dengan desakan pilot Garuda Indonesia atau tidak, Pahala enggan berkomentar banyak.

Mantan Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar pada Januari 2017 telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh KPK. Namun, hingga saat ini Satar tidak ditahan dan perkaranya belum juga dilimpahkan KPK ke pengadilan.

RUPS LB PERTAMINA

DIteoi lain dalam RUPS LB Pertamina ada pengukuhkan pemberhentian dengan hormat Gigih Prakoso sebagai Direktur PIMR dan menjadi Dirut PGN, dan memberhentikan dengan hormat Arief Budiman sebagai Dir Keuangan.
Heru Setiawan sebagai Direktur PIMR, dan Pahala Nugraha sebagai Direktur Keuangan
Mengangkat Ignatius Talullembang sebagai Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia.|RED/EWINDO

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.