Home Minerba EWI: Pernyataan Wapres Lemahkan Bangsa di Hadapan Freeport

EWI: Pernyataan Wapres Lemahkan Bangsa di Hadapan Freeport

0
Istimewa

ENERGYWORLD.co.id – Pernyataan Wakil Presiden tentang bangsa Indonesia yang bisa mengalami masalah jika tidak memperpanjang operasi Freeport di Papua ditanggapi Energy Watch Indonesia (EWI) sebagai sebuah pernyataan yang tidak etis dan sangat tidak layak.

“Seorang Wakil Presiden yang telah bersumpah untuk membela dan melindungi segenap tumpah darah Indonesia dan bersumpah untuk melaksanakan undang-undang dengan penuh tanggung jawab. Tapi apa yang disampaikan oleh Wapres tersebut cenderung sangat bertolak belakang dengan sumpah untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia,” protes Ferdinand Hutahaean, Direktur Eksekutif EWI kepada ENERGYWORLD Indonesia.

Menurutnya, jika bicara tentang resiko investasi dan ekonomi, Wapres sah saja menyampaikan kondisi yang factual. Tetapi Wapres tidak boleh melemahkan daya negosiasi kita terhadap Freeport.

“Wapres menempatkan bangsa ini sebagai bangsa lemah yang harus tunduk pada Freeport daripada bermasalah, ini logika yang tidak bisa diterima akal sehat. Ini logika mental inlander yang takut pada asing. Saya pikir Jusuf Kalla harus menarik ucapannya dan minta maaf pada bangsa ini,” tegas Ferdinand menuntut.

“Wapres harusnya paham bagian mana yang bisa disampaikan ke publik dan bagian mana yang harus jadi rahasia dapur sebuah negara. Bagaimana kita akan melakukan negosiasi bermartabat jika Wapres sudah anggab kita tidak layak negosiasi dan harus pasrah pada situasi? Sungguh ini langkah ceroboh dari Wapres. Mestinya dalam situasi dan kondisi seperti ini, Wapres harus menekan Freeport agar mengalah pada keinginan bamgsa Indonesia, dan bukan malah memaksa Indonesia tunduk pasrah terhadap Freeport dengan alasan bisa bermasalah. Sekali lagi kami sampaikan, Wapres harus menarik ucapannya dan meminta maaf pada bangsa Indonesia,” pungkasnya tegas. (WAW)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.