Home Ekbiz Pemerintah Hanya Berani Turunkan BBM Non Subsidi

Pemerintah Hanya Berani Turunkan BBM Non Subsidi

0

ENERGYWORLD – Penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi yakni jenis Pertamax dan Pertalite sebesar Rp100 dan Rp200 oleh PT Pertamina (Persero), dinilai masyarakat tidak terlalu berpengaruh, karena masih banyak masyarakat yang menggunakan BBM jenis Premium.

“Halah ini emang gak ngaruh! Kenapa? Karena saya pakai premium. Kalau berani turunin harga Premium, jangan BBM yang non subsidi,” terang Urip Pajarian saat di komfirmasi oleh Migasnesia.com, di Jakarta.

Menurutnya, sejak harga penurunan BBM beberapa pekan ini sangat terlihat jika pemerintah seperti main-main dan tidak pro kepada rakyat kecil. Hal itu terlihat dari keputusan penurunan BBM non subsidi, sementara yang disubsidi masih bertahan di harga semula.

“Udah jels pemerintah pro nya kepada masyarakat yang mampu, bukan yang tidak mampu,” tuturnya

Seperti diketahui, harga BBM pertamax Rp8.350 per liter turun menjadi Rp8.150 per liter. Sedangkan pertalite Rp7.800 per liter, hari ini turun menjadi Rp7.600 per liter. Sementara untuk harga pertamax plus dan Pertamina Dex tidak mengalami penurunan sebab sudah turun sebelumnya pada 1 Februari 2016.

Vice Presdent Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan akan kembali menurunkan Bahan Bakar Khusus (BBK) jenis pertamax dalam minggu ini. Hal itu dilakukan lantaran pesaingnya Shell telah menurunkan harga BBM-nya.

“Soal Pertamax lagi lihat perkembangan pasar karena kajiannya setiap dua minggu sekali tapi ada arah ke situ (turun harga pertamax),” kata Wianda Kamis malam. (REZA)