Home Ekbiz Corporate Rencana Akuisisi Newmont “Ini Momentum Tepat Bagi Indonesia Jadi Negara yang...

Rencana Akuisisi Newmont “Ini Momentum Tepat Bagi Indonesia Jadi Negara yang Disegani Dunia”

0
Tambang Newmount (kini PT AMAN)

 
Energyworld – Rencana pengambilalihan saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) oleh perusahaan nasional PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menjadi momentum tepat bagi bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar. Jika tidak dilakukan sekarang, pemerintah akan kehilangan kesempatan untuk menjadikan Indonesia sebagai negara manufaktur yang disegani di dunia.
 
Anggota Komisi VII DPR RI BidangPertambangan dari Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB), Kurtubi, menyatakan,akuisisi saham Newmont oleh perusahaan nasionaljuga sejalan dengan kebijakan divestasi perusahaan pertambangan Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang mengharapkan ada transfer penguasaan sumber daya alam dari asing ke dalam negeri.
“Siapapun yang membeli saham mayoritas yang dimiliki investor asing, bebas-bebas saja karena ini urusan korporasi semata, asal mendapat persetujuan dari pemerintah Indonesia,” katanya kepada media di Jakarta.
 
Kurtubi berharap pemilik baru nantinya akan dapat menambah dampak positif bagi Indonesia, khususnya masyarakat Pulau Sumbawa sebagai lokasi pertambangan NewmontDia mengusulkan supaya Newmont dapat membangun smelter di Pulau Sumbawa sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian NTB karena akan menyerap banyak tenaga kerja. “Medco juga diharapkan dapat menjual pasokan listrik ke PLN sehingga mengatasi pemadaman listrik di Pulau Sumbawa,” tuturnya.
Kurtubi menilai divestasi saham pertambangan dari investor asing kepada investor nasional akan dapat meningkatkan ketahanan energi nasional.Bila benar terjadi, transaksi penjualan antara Medco dengan PT Newmont Nusa Tenggara yang tidak gaduh, menunjukan bahwa proses penjualan saham mayoritas dalam sektor pertambangan tidak rumit. Transaksi tersebut bisa menjadi benchmarksekaligus preseden ideal serta studi kasus menarik dalam kasus divestasi perusahaan tambang yang ada di Indonesia.
 
“Perkembangan ini  sangat positif karena prosesnya sederhana dan bisa menjadi acuan kalau ada divestasi perusahaan tambang yang ada di Indonesia,” jelas Kurtubi.
Kabar perusahaan nasional mengakuisisi saham Newmont yang notabene perusahaan asal Amerika Serikat memang menjadi kabar baik bagi Indonesia. Selama ini, kepemilikan investor asing terhadap perusahaan pertambangan di Indonesia tetap dominan. Perusahaan asing belum terlalu terbuka untuk menggandeng investor nasional untuk bersama-sama mengeksplorasi kekayaan alam Indonesia. Untuk itu keputusan Newmont selaku investor global yang memiliki saham di PT NNT melalui Nusa Tenggara Partnership BV (NTP) sebanyak 56% menjadi contoh ideal bagi investasi perusahaan tambang di Indonesia.
Secara terpisah Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies (IRESS), Marwan Batubaramengungkapkan hal senada. Menurutnya, transaksi ini sangat positif untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kemandirian ekonomi nasional. Dengan berkurangnya dominasi investor asing di sektor pertambangan, maka perusahaan nasional atau investor nasional dapat memaksimalkan peranannya di sektor tersebut.
 
“Sekarang ada swasta nasional yang mau membeli, ya kita dukung. Pada prinsipnya kalau swasta nasional semakin maju, ya kita juga senang. Mereka bisa bayar pajak di sini. Diolah di sini sebelum diekspor. Keuntungannya kan bisa diputar lagi di sini, kan artinya positif untuk rakyat,” katanya, dihubungi wartawan secara terpisah. –rhz