Home Ekbiz Corporate Pemerintah Tegaskan TutupTambang Emas Gunung Botak

Pemerintah Tegaskan TutupTambang Emas Gunung Botak

0
ENERGYWORLD – Menjawab permintaan masyarakat Pulau Buru, yang diwakili Raja Wael Mansyur, pemangku adat Wilayah Petuanan Kayeli untuk membuka kembali tambang emas Gunung Botak. Pemerintah melalui Direktorat Jendral Minyak dan Batubara (Ditjrn) Minerba Kementerian ESDM, memastikan Gunung Botak akan tetap ditutup hingga memenuhi aspek-aspek seperti legalitas, keselamatan, kelestarian lingkungan, dan sebagainya.
“Prinsipnya pemerintah harus menata sebaik-baiknya supaya tidak terjadi konflik sosial, pencemaran lingkungan. Kita berusaha menata ini, yang penting manfaat sebesar-besarnya untuk rakyat. Kita melakukan langkah-langkah yang sesuai aturan. Kalau memang evaluasinya belum selesai, siapa pun belum bisa bekerja kalau belum ada dokumen resmi,” terang Dirjen Minerba Bambang Gatot Aryono, di Jakarta, Senin (13/6/2016).
Lebih lanjut Bambang mengatakan, hingga kini Pemerintah Provinsi Maluku masih melakukan evaluasi terhadap Gunung Botak. Guna mendapat status WPR, evaluasi terhadap Gunung Botak harus diselesaikan dulu, lalu pemerintah daerah mengajukan usulan kepada pemerintah pusat supaya Gunung Botak menjadi WPR. Selain itu pemerintah pusat pun harus meminta persetujuan dari DPR sebelum menetapkan Gunung Botak menjadi WPR.
“Itu proses biasa, nggak lama-lama. Setelah ditata dan punya izin resmi, baru koperasi atau siapa pun bisa kerja lagi (di Gunung Botak), tentu dengan memperhatikan aspek lingkungan, keselamatan, dan lain-lain,” katanya.
Namun, ESDM tak bisa memperkirakan dengan pasti kapan evaluasi terhadap Gunung Botak bisa rampung dan status WPR bisa diproses.”Itu kan kewenangan dia (pemda), kita (pusat) nggak bisa langsung turun. Kita nggak tahu berapa lama evaluasinya, tergantung pemerintah provinsi,” ujar Bambang. -RZ/FZA