Home Ekbiz Corporate PGRC Bangun Kilang Minyak Pertama di KEK Palu

PGRC Bangun Kilang Minyak Pertama di KEK Palu

0

ENERGYWORLD – Pada akhirnya Indonesia akan mempunyai satu kilang minyak untuk pertama kalinya di kota Palu, hasil  kerjasama antara  PT. Palembang General Management Asia Refinnery (PGRC)  yang bermitra dengan Dassault Systèmes (Euronext Paris: #13065, DSY.PA) dengan pemerintah daerah dikawasan Ekonomi Khusus (KEK), Palu, Sulawesi Tengah.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution, meresmikan pengoperasian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, Sulawesi Tengah, ditandai dengan penekanan tombol dan penandatanganan prasasti  yang disaksikan oleh para investor yang sudah berkomitmen menanam modal di KEK ini.

Palu memang cepat sekali dalam mengambil keputusan dalam mengembangkan daerahnya, semua ini berkat sikap dan langkah kerja yang taktis dari Longki Djanggola, Gubernur Sulteng. Dalam Pidatonya, Darmin Nasution, memuji Gubernur Sulteng ini nyang patut di beri apresiasi yang tinggi, karena  telah mengawali KEK Palu sehingga menjadi lebih maju dari KEK lainnya di Indonesia.

“Saya salut sama Gubernur Sulteng ini KEK Palu menjadi lebih cepat. Dan menjadi yang pertama diresmikan dari 11 KEK yang sedang dibangun di seluruh Indonesia. Ternyata Gubernur Sulteng paling berani melakukan terobosan sehingga KEK Palu menjadi yang pertama diresmikan,” ujar Darmin dalam sambutannya, Rabu (27/9/2017), di Palu.

Gubernur Silteng, Longki Djanggola sendiri menyambut baik atas terjalinnya kerjasama ini, dengan beberapa daerah di Indonesia, Ia melihat keseriusan perusahaan modal Asing (PMA) yang bergerak di bidang migas atau tepatnya pengolahan minyak bumi ini untuk berinvestasi di KEK, Palu. Sebelumnya mereka juga sudah menandatangani kerjasama dengan KEK Tanjung Apiapi. Di sana mereka focus pada pengolahan karet, minyak kelapa sawit serta Petrokimia. Ia juga mengatakan, investasi PT PGRC di Palu ini akan membuka peluang sector usaha lainnya dan lapanghan kerja baru.

Direktur PT.BPST, Andi Mulhanan Tombolutu menyampaikan bahwa PT PGRC melihat KEK Palu sangat potensial. “Mereka merencanakan membangun industry refinery dengan kapasitas 300.000 barrel perhari, beserta industry Petrokimia sebagai turunannya. Produk yang dihasilkan akan dijual di pasar domestic dan regional dengan mengacu standar dunia,” ujar Andi.

Oleh karenanya PT.PGRC menggandeng Dassault Systèmes (Euronext Paris: #13065, DSY.PA) sebagai mitra teknologi proyekground breaking,  untuk membangun kilang minyak berkapasitas 300,00 bpd itu , termasuk komplek petrokimia dan cadangan petroleum strategis (SPR), yang bernilai lebih dari 9,8 milyar Euro, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. Kemitraan ini akan membantu para engineer PGRC mengelola dan merencanakan proyek konstruksi kilang minyak pertama di Indonesia, dalam kurun waktu lebih dari 20 tahun, dengan menggunakan platform 3D EXPERIENCE Dassault Systèmes,

Kilang minyak PT. PGRC di Palu akan menjadi salah satu proyek industri pertama dan kilang minyak pertama di KEK Palu, zona yang ditetapkan pemerintah untuk pengembangan ekonomi dan industri. Fasilitas ini juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan mendesak Indonesia akan bahan bakar olahan dalam negeri, dan mengarahkan industri lokal menuju swasembada serta menciptakan potensi baru bagi bisnis hilir. Proyek ini telah membantu mendorong pertumbuhan ekonomi di Palu dan di kawasan tersebut, serta menciptakan lebih dari 4.000 lapangan kerja baru. | SUN/EWINDO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.