Home BUMN Surat Yusri Usman Dijawab Gandhi Sriwidodo Direktur Supply Chain Pertamina

Surat Yusri Usman Dijawab Gandhi Sriwidodo Direktur Supply Chain Pertamina

POLEMIK PT Buana Listya Tama Tbk atau PT Buana Lintas Utama Tbk

911
0
Jetty di dermaga Pertamina RU II Dumai/ist

ENERGYWORLD.CO.ID – Berikut adalah jawaban Gandhi Sriwidodo Direktur Supply Chain Pertamina kepada Yusri Usman soal PT Buana Listya Tama Tbk atau PT Buana Lintas Utama Tbk atau disingkat PT BLT dengan PT Pertamina (Persero) yang diduga Pertamina itu masih belum bersih dari unsur-unsur  manipulatif/ kongkalikong terkait
sinyalamen predikat Black List yang diberikan kepada dimana PT BLT kepada Pertamina dan mengapa MT Bull Flores masih mengangkut minyak solar Pertamina, sementara yang  statusnya dalam pemutusan kontrak. Pesan Gandhi Sriwidodo Direktur Supply Chain Pertamina kepada Yusri Usman melalui saluran WhatsApp berikut isinya:

Gandhi Sriwidodo

 

Yusri Usman

Gandhi Sriwidodo: Bagaimana saya akan menjelaskan masalah ini sedangkan anda sudah menghakimi saya dengan berita2 yang berasal dari asumsi2. Saya masih 1 bulan sebagai Direksi dan masih mempelajari masalah ini dengan hati2. Yang pasti saya selalu mengingatkan kepada Tim saya agar tetap profesional dan mengutamakan GCG. Kalau ada kesalahan prosedur pasti pejabat yang terkait akan diberikan sanksi sesuai ketentuan perusahaan.

Yusri Usman: Loh anda yg sejak awal tidak pernah membantah apa yg saya duga dlm tulisan , sehingga anda yg merasa terhakimi sendiri , bagi saya sy tidak masalah akan mau dijawab benar ataupun seolah olah benar , yg penting bicaralah ke publik apa yg terjadi sesungguhnya , karena kasus ini sdh masuk diranah publik , krn prinsipnya bagi saya mudah saja , setiap jawaban atau kebijakan yg menyimpang dari aturan hanya 2 jalannya , saya laporkan ke penegak hukum atau sekaligus saya gugat di Pengadilan.

Yusri Usman: Tolong disebutkan dari berita saya yg dasarnya asumsi asumsi saja?

Apakah MT Bull Flores yang sudah didaftar hitam rekanan Pertamina sejak 12 maret 2018, namun kenyataannya telah mengangkut solar milik Pertamina dan menabrak dermaga Pertamina Dumai pada tgl 2 Juni 2018 itu asumsi atau fakta ?

baca juga : Inilah surat Yusri Usman Direktur Eksekutif CERI untuk Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina  

FKPPB Pertanyakan Musibah Robohnya Dermaga di Areal Jetty 5 RU.II Dumai

Kemudian perubahan rekomendasi dari BPK awalnya dihukum karena PT BLT telah melakukan tindakan ” fraud ” , dan sekarang sudah berubah menjadi ” rekomendasi dipertimbangkan , bukan diputihkan ” itu bisa dikatakan sebagai asumsi atau fakta ???

Kemudian ada 2 korban karyawan Pertamina, satu hilang dan satunya dirawat dirumah sakit akibat MT Bull Flores telah menabrak dermaga itu termasuk asumsi atau fakta ????

Akhirnya kalau anda anggap fakta -akta itu sebagai asumsi, tentu saya bertanya lagi bahwa anda itu diangkat jadi Direktur Pertamina dari hasil RUPS bekerjanya untuk kepentingan Pertamina atau kepentingan siapa ??

Ah sudahlah tuan Gandhi, capek juga aku lama lama terus bertanya sama Anda akhirnya.

Karena aku gak paham terhadap logika berpikir kau.

Kalau hanya segitunya kemampuan berpikir kau, banyak kalipun selevel VP di Pertamina jauh lebih hebat kemampuannya dari kau, apalagi kalau disandingkan dgn selevel SVP , putus jauhlah.

Nanti mau kutanya dulu sama Menteri BUMN kenapa kau bisa lulus fit and proper test ya.

Jakarta 5 Juni 2018
Direktur Eksekutif CERI

Yusri Usman

Ini juga kami lampirkan surat dari Forum Komunikasi Pensiunan Pertamina Bersatu untuk Gandi Sriwidodo. Direktur Logistik, Supply Chain & Inftastruktur
PT.Pertamina Persero. Lnegkapnya:

Selamat pagi Bapak Gandi Sriwidodo.
Direktur Logistik, Supply Chain & Inftastruktur
PT.Pertamina Persero.

Dengan hormat.
Pertama sekali kami Pengurus FKPPB (Forum Komunikasi Pensiunan Pertamina Bersatu), Lintas Direktorat, mengucapkan SELAMAT atas penunjukan dan pengangkatan bapak sebagai Direktur baru Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur (LSI) PT.Pertamina.

Semoga Direktorat baru yang bapak pimpin akan mampu memberikan sumbangsih nyata sebagai bag yg tidak tepisahkan dengan Direktorat2 lain dalam tubuh Pertamina meraih terciptanya BUMN ini seperti yang diharapkan Pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia.

Terkait dengn musibah ambruk/robohnya dermaga di Areal Jetty 5 RU.II Dumai pd hari Kamis/1 Juni 2018 pukul 15:00 Wib saat sedang bertugas proses guiding/menambat Kapal MT.Bull Forest yg hendak merapat/sandar membawa Solar tiba2 dermaga tsb roboh mengakibatkan jatuhnya 1 orng korban meninggal dunia (Zulkarnain/55 tahun) dan 1 orng rekannya (Syaiful Amri) mengalami luka berat.

Peristiwa dan musibah ini menjadikan kami mendapatkan informasi bhwa kapal kargo MT.Bull Forest ini sebelumnya telah mendapatkan kategori Black-List sesuai rekomendasi BPK R.I.

Jika benar2 sudah dikategorikan BL, mengapa kargo tsb masih dipakai Pertamina ?
Dengn tetap mengacu kpd Transparancy dan GCG serta membuang stigma bhwa Pertamina itu masih belum bersih dari unsur2 manipulatif/ kongkalikong maka kami yang dipayungi oleh konstitusi untuk memperoleh informasi yang sebenarnya terkait
sinyalamen predikat Black List yg diberikan kpd MT. Bull Forest tsb.
Terimakasih.

Peng.FKPPB.
Hari Purnomo/Ketua.
D.Sembiringk/Sekjen.
cc :
Ketum/Pres.FSPPB.
Ketum eSPeKaPe.
Ketum OP3.
Ketum PPP BUMN.
Komunitas Forum SPM.
Classified.

|RED/AHM

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.