Home Energy Pertamina EP Bor Sumur Wampu D2

Pertamina EP Bor Sumur Wampu D2

0
Istimwa

ENERGYWORLD.CO.ID – PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) sekaligus Kontraktor Kontrak Kerjasama di bawah SKKMIGAS, melalui unit Asset 1 Pangkalan Susu Field terus berupaya untuk meningkatkan hasil produksi. Kali ini usaha mencari sumber baru migas dilaksanakan melalui pengeboran Sumur Wampu D2. Sumur ini berlokasi di Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai. Dilaksanakan juga sosialisasi dan doa bersama agar pemboran berjalan dengan lancar pada Jumat (24/8) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, PT Pertamina EP Asset 1 Pangkalan Susu Field Manager Sumadi Paryoto dalam keterangan resminya (27/8/2018) mengungkapkan sejarah Struktur Wampu. Struktur Wampu sudah ditemukan dan dikelola sejak tahun 1975 ditandai dengan pengeboran sumur Wampu 01 pada Oktober 1975. Namun, seiring dengan waktu struktur wampu terakhir berproduksi pada Oktober 2014.

“Setelah hampir 4 tahun tidak aktif, PT Pertamina EP melihat harus ada upaya-upaya untuk menghidupkan kembali struktur Wampu”, kata Sumadi.

Sumadi memaparkan bahwa struktur Wampu pernah menjadi andalan Pertamina EP untuk memproduksikan gas dan kondensat. Ada beberapa upaya yang dilakukan oleh Pertamina EP diantarnya melalui perawatan sumur, kerja ulang pada sumur-sumur eksisting serta pengeboran sumur baru.

“Sumur Wampu D2 setelah nanti ditajak akan menjadi sumur Wampu 10. Sumur ini berada satu lokasi dengan Sumur Wampu 6, Wampu 7 dan Wampu 9”, jelasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Sumadi menyampaikan harapannya agar kegiatan pemboran dapat berjalan dengan baik serta mendapatkan dukungan dari segenap pemangku kepentingan.

Dia menjelaskan bahwa penemuan sumur gas baru sangat penting untuk negara, terutama bagi Provinsi Sumatera Utara karena meningkatkan kebutuhan gas untuk industri, pembangkit listrik dan rumah tangga.*(pcc/mang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.