Home Energy BBM Ini 10 Tokoh Energi yang Layak Duduk Jadi Menteri ESDM, Ardian Nengkoda...

Ini 10 Tokoh Energi yang Layak Duduk Jadi Menteri ESDM, Ardian Nengkoda (Bagian 8)

0
Ardian Nengkoda/dokEWINDO

ENERGYWORLDINDONESIA – Bagian kedelapan dari 10 orang paling bisa dipertimbangkan dan berpengaruh dalam dunia energi tanah air (Tim Ewindo -ENERGYWORLDINDONESIA) menempatkan nama pakar energi muda yang kini masih kerja di Aramco Saudi, namun jika ditugaskan negara ia siap hadir.

“Jika takdir Harus pulang ke indonesia membantu negeri maka harus siap,” ujarnya.

Ia adalah Ardian Nengkoda, namanya di international dalam bidang energi cukup moncer. Ewindo melihat Ardian layak dipertimbangkan memimpin Kementerian ESDM kedepan selain muda dan cakap pemikirannya tokoh yang satu sangat mumpuni karena terliaht dari jurnal Journal Petroleum Technology dan dibaca 1 juta pembaca.

8. Ardian Nengkoda

Kandidat muncul yang baru lagi untuk kursi ESDM 1 adalah Ardian Nengkoda.

Siapa tokoh ini?

Mari kita lihat perjalanannya. Informasi sejumlah sumber kalangan Oil & Gas namanya Ardian Nengkoda dikenal seorang professional yang luar biasa. Dia adalah satu-satunya orang Asia (Indonesia) yang memenangkan penghargaaan Society of Petroleum Engineers (SPE) 2015 dalam proyek-proyek regional, pembangunan fasilitas dan konstruksi minyak di Abu Dhabi, UAE, dan penghargaan Gas Processors Association (GPA) Annual Technical Conference (San Antonio, Texas). Dia juga pemilik 6 hak paten dalam bidang migas.

Ardian terkenal dalam bidang oilfield technologist dengan background pendidikan Doktor bidang Chemical Engineering (Offshore methane gas hydrate production research), dan memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang induatri oil and gas E&P, projects, on&offshore, deepwater, marginal field, EOR technology, unconventional gas development.

Memiliki pengetahuan mendalam dalam bisnis gas upstream, midstream and downstream, serta R&D. Dia telah berpengalaman mengerjakan mega project sepanjang Oman, Saudi Arabia, Kuwait, Qatar, UAE, Algeria, Sudan, GoM, Norway & UK, Brazil, Indonesia, Pakistan, Thailand, Malaysia dan Australia.

Diantara ratusan karya tulisnya adalah: Integrated water chemistry study to support oil field development scenario; Hydrate Problems in Gas Lift Production: Experiences and Integrated Inhibition, Understanding of Oilfield Souring and Effective Monitoring: A Case Study; Gas Hydrate Problems in Desert of Sultanate of Oman: Experiences and Integrated Inhibition Program Authors, dan ratusan karya lainnya.

Saat ini Ardian bekerja di Aramco sebagai arsitek pengembangan gas, yang memimpin dan mengatur pengembangan mega gas lepas pantai Offshore Mega gas (FDP, design sampling & PVT fluid characterization, flow assurance & production chemistry, production strategy, drilling plan, facilities concept and design).

Ia juga aktif menjalankan organisasi non-profit dalam sektor pendidikan sustainable energy dan menjadi sukarelawan untuk SPE dan IATMI sejak 1997, dosen tamu, training instructor, menjadi pelatih dan mentor bagi mahasiswa-mahasiswa di banyak negara.

Pengalamannya adalah di bidang: field development, offshore project management, operation, smart field, oilfield chemistry, flow assurance, facilities engineering, O&G processing, subsea, EOR unconventional gas/FLNG technology, fluid, energy & water management.

Kalangan pebisnis  Oil & Gas juga yang kami hubungi menyebutkan bahwa kalangan Oil & Gas menilai sepertinya pengalamannya sangat luas. Ardian memiliki pengetahuan oil and gas sangat baik. “Dia juga kenal banyak orang. Banyak kawan saya di middle east kenal dia,” kata serang pengusaha Gas yang sementara ini enggan disebutkan namanya.

Namun demikian ada kekurangannya, kata sumber tadi. “Cuma satu pengalaman memimpin agak kurang, kecuali saat di Oman, praktis dia hanya pelaksana dan posisi di Aramco saat ini juga kan sebagai senior engineer,” jelas sumber itu.

Masih kata sumber tadi Energi Sumber Daya Mineral,  adalah ruang kelola berharga dan bernilai. “Yang harus dibuktikan apakah dia mampu memimpin salah satu kementrian yang basah dan banyak political involvement itu, “kata sumber tadi.

Ardian adalah putra Indonesia yang mampu menorehkan prestasi dalam dunia perminyakan dan industri perminyakan, ia juga pernah bekerja di Arab Saudi dan peraih penghargaan atas kinerjanya di industri perminyakan dunia dari Society of Petroleum Engineers/SPE.

SPE merupakan sebuah organisasi perminyakan internasional yang beranggotakan insinyur perminyakan di seluruh dunia. Penghargaan ini diberikan kepada Adrian karena selama 11 tahun berkontribusi di dunia perminyakan.

Ia diketahui telah turut di dalam cukup banyak mega proyek perminyakan di dunia, selain itu Adrian juga telah banyak menyumbangkan kemampuannya di dalam konferensi dunia, karya-karya tulis ilmiah yang tentunya sangat penting bagi perkembangan industri perminyakan dunia.

Dengan penghargaan SPE yang diraihnya ini juga membuat nama Adrian Nengkoda tercatat dalam sejarah sebagai orang Asia pertama yang berhasil mendapatkan penghargaan bergengsi itu.

Dalam edisi JPT SPE international perkumpulan insinyur perminyakan dunia ia menjadi editor Journal Petroleum Technology. Majalah JPT dibaca oleh 1.000.000 insinyur migas seluruh dunia. Tulisannya pada edisi bulan Ini menyisipkan promosi tentang Indonesia sebenarnya. “Agar ramai investasi migas.” jelas Ardian  kepada Ewindo.

Bersambung, ke bagian 9 dalam 10 Tokoh Energi yang Layak Duduk Jadi Menteri ESDM.  Siapa tokoh berikutnya ikuti terus…Jangan kendor..

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.