Home Ekbiz Corporate Hmmm… Wulan Jamila Masuk di Komisi VII DPR RI Bidang Energi Lingkungan

Hmmm… Wulan Jamila Masuk di Komisi VII DPR RI Bidang Energi Lingkungan

0
Mulan Jamila/ant

ENERGYWORLD.CO.ID — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 yang juga artis Mulan Jameela Mulan ditempatkan di Komisi VII, DPR RI bidang Energi dan Lingkungan.

Mulan Jameela disebut bakal menduduki komisi VII (7) setelah resmi dilantik jadi anggota DPR RI periode 2019-2024. Istri Ahmad Dhani ini tampak pasrah akan keputusan fraksi Gerindra yang menaunginya itu untuk diletakkan di komisi VII yang mengelola ESDM tersebut.

“Enggak, saya ditempatkan sama fraksi. Ya namanya anak bawang, ya kita woles saja ditugaskan di mana saja,” tuturnya dilaman Tribunnews.com.

Anggota DPR-RI pemilik nama lengkap Raden Terry Tantri Wulansari ini dari Fraksi Partai Gerindra mengatakan ia akan memperhatikan seputar lingkungan hidup sebagai kerja awalnya sebagai anggota di Komisi VII DPR.

“Mungkin yang pertama lingkungan hidup kali ya, karena yang paling penting itu lingkungan hidup dan itu berhubungan sama masyarakat,” ucapnya.

Komisi VII DPR tersebut adalah alat kelengkapan dewan (AKD) yang membidangi energi, riset, teknologi, dan lingkungan hidup.

Dengan latar belakangnya dulu yang hanya menjadi musisi, Mulan Jameela tetap optimis dalam menjalani tugasnya menjadi anggota Komisi VII DPR-RI.

“Harus kita lalui dulu, belum juga (sah) masuk di (Komisi VII) sana, doakan saja,” ucapnya.

Mulan membenarkan bahwa mitra kerja di Komisi VII cukup banyak, tidak hanya mengenai lingkungan hidup. Namun saat ditanya lembaga mana saja yang menjadi mitra komisi tersebut, Mulan tidak menjawabnya. Ia mengatakan akan menjawab pertanyaan tersebut setelah resmi ditetapkan sebagai anggota Komisi VII.

“Iya betul (banyak). Wah ini ngetes ni, tes ni, tes ni, ya kan kita belum ketok palu ni, nanti tunggu dulu kalau sudah diputuskan melalui rapat paripurna baru saya bicara ya, terima kasih,” katanya.

Ditetapkannya Mulan Jameela sebagai anggota DPR melalui proses yang panjang, karena ia harus melalui gugatan kepada Partai Gerindra dan menggeser kedudukan dua koleganya. Keberhasilan Mulan Jameela melenggang ke Senayan kemudian menjadi sorotan publik.

Ia bahkan sempat dituding sebagai perekor (perebut kursi orang), sindiran yang mengaitkan tentang masa lalu Mulan oleh sejumlah kader yang melakukan unjuk rasa di kantor DPC Partai Gerindra, Kabupaten Garut di Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul pada Senin (23/9/2019) lalu.

Lantas apakah penempatan Mulan Jameela di komisi VII karena alasan pendidikan terakhir Mulan Jameela?

Beberapa waktu lalu Mulan Jameela kembali disorot, lantaran pendidikannya yang tidak bisa ditemukan di laman resmi DPR RI.

Salah satu postingan Instagram Kompas TV yang menyoroti pendidikan Mulan Jameela juga dibanjiri berbagai komentar.

Video yang diupload Minggu (6/10/2019) tersebut sampai dengan hari ini Senin (7/10/2019) telah ditonton lebih dari 151 ribu kali, dan disukai lebih dari 8 ribu pengguna

Pendidikan Mulan Jameela sendiri dalam keterangan yang tertera dalam situs resmi DPR RI, riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan, riwayat organisasi, riwayat pergerakan, dan riwayat penghargaan Mulan Jameela, tertulis “data tidak ditemukan”.

Dalam website resmi tersebut, data Mulan Jameela yang terisi hanyalah bagian No anggota, tempat/tanggal lahir, dan agama.

Data yang tak ditemukan ini membuat sejumlah netizen juga menyoroti pendidikan Mulan Jameela.

Pasalnya, dalam beberapa pemberitaan disebut perempuan berjilbab itu berlatar belakang SMA.

Beberapa pendapat netizen menganggap Mulan tak layak masuk anggota dewan jika memang benar berpendidikan SMA.

Melansir dari Tribunnews.com salah satunya adalah akun Twitter @salahsambungya yang menulis: “Waini lagi.. Syarat jadi anggota DPR pendidikan minimal S2, ini Mulan bisa melenggang dengan ijazah SMA? Atau status pendidikan sudah irrelevan?,” ujarnya sembari melampirkan pemberitaan salah satu portal berita.

Lantas, apabila Mulan Jameela benar merupakan lulusan SMA, bolehkah seseorang yang merupakan lulusan SMA menjadi anggota DPR?

Melansir dari Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia nomor 20 tahun 2018 tentang pencalonan anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/ Kota, telah diatur sejumlah persyaratan termasuk terkait soal Pendidikan.

Dalam peraturan tersebut dikatakan pendidikan seorang DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota pendidikan paling rendah adalah tamatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Madrasah Aliyah, atau sekolah lain yang sederajat.

Dari peraturan tersebut menunjukkan tak adanya larangan lulusan SMA untuk menjadi anggota dewan.

Adapun, beberapa syarat lain dari seorang anggota dewan diantaranya adalah dapat berbicara, membaca dan atau menulis dalam Bahasa Indonesia, Setia kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Tidak pernah terpidana berdasarkan putusan pengadilan selama 5 tahun atau lebih, Sehat jasmani rohani, Bebas penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang lain,

Terdaftar sebagai pemilih Bersedia bekerja penuh waktu dan mengundurkan diri dari sejumlah jabatan di pemerintahan seperti gubernur, bupati dan sebagainya, Bukan penyandang disabilitas.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari Mulan Jameela perihal latar belakang pendidikannya yang sempat viral.

Mulan Jameela dikabarkan sempat kuliah di STBA Bandung, namun juga tak ditemukan di situs resmi Dikti. |TRIBun/RED

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.