Home BUMN BERAPA SEBENARNYA SUBSIDI LISTRIK TH 2020 ?

BERAPA SEBENARNYA SUBSIDI LISTRIK TH 2020 ?

0
Istimewa

Oleh : Ahmad Daryoko
Koordinator INVEST.

PLN dan Pemerintah “naga2″nya sedang galau dalam menyusun Laporan Keuangan PLN tahun 2020. Sampai saat ini kalau kita tengok di website PLN masih belum ada itu laporan.

Namun kegalauan itu bisa dimaklumi karena Kementerian Keuangan c.q Kepala Satuan Kebijakan APBN (sesuai Repelita Online 8 Nopember 2020) telah terlanjur me release berita bahwa PLN pada 2020 disubsidi sebesar Rp 200,8 triliun. Padahal salah seorang Direksi PLN terlanjur menyatakan PLN 2020 untung Rp 10 triliun (CNBC Indonesia 15 Oktober 2020). Disamping itu pengamat kelistrikan internasional Melissa Brown dari IE2FA memprediksi PLN pada 2020 maupun 2021 masing2 tahun perlu disubsidi sekitar Rp 170,2 triliun (CNN Indonesia 23 Oktober 2020). Sementara salah satu fraksi DPR RI saat hearing dng MKLI (Masyarakat Konsumen Listrik Indonesia) pada 9 Februari 2021 menyatakan bahwa semua itu salah yang benar adalah Rp 52,8 triliun.

Dari narasi diatas terlihat bahwa baik Pemerintah, DPR RI serta PLN tdk ada kesamaan data. Apalagi kalau di sinkron kan dng data riil kelistrikan yang ada saat ini bahwa dilapangan ( Jawa – Bali ) telah terjadi mekanisme pasar bebas yang menjadikan tarip listrik dalam kondisi liberal dan tdk bisa dikontrol lagi oleh Negara c.q PLN. Sehingga apa yang disampaikan Kementerian Keuangan dan Melissa Brown lah yang mendekati kebenaran !

Namun demikian bisa saja subsidi yang asalnya dari hutang Luar Negeri sebesar Rp 200,8 triliun tersebut kemudian dalam Laporan Keuangan PLN ditulis hanya Rp 52,8 triliun (spt statemen DPR RI). Dan antara Januari – Juni 2021 tdk ada kenaikan tarip . Sehingga terkesan PLN sedang baik2 saja seperti tidak terjadi apa2.

Padahal sejatinya PLN saat ini telah di “jual” dan 90% lebih sudah dikuasai Aseng/Asing serta Taipan 9 Naga yang di “tunggangi” kepentingan Oligarkh Luhut BP, Erick T, JK, Dahlan Iskan dkk.

Dan di negara manapun pasca penjualan perusahaan listrik negara nya dipastikan tarip akan naik antara 5 – 6x lipat bila tdk di subsidi !

KESIMPULAN :

Indikasinya pihak terkait sedang menyusun Laporan Keuangan PLN agar terlihat tidak ada kenaikan subsidi sampai 400% , dan tdk ketahuan bahwa PLN sudah menjadi “bancakan” Oligarkh Rezim. Meskipun dengan mengorbankan hutang Luar Negeri yang memang tidak bisa dideteksi oleh publik !

Innalillahi wa Inna ilaihi roojiuunn !!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.