Home Ekbiz Corporate Surat Terbuka Kepada Presiden, Terkait GalianTambang Sunda Mekar Sumedang

Surat Terbuka Kepada Presiden, Terkait GalianTambang Sunda Mekar Sumedang

0
Lukisan Presiden Indonesia Jokowi/ist

ENERGYWORLD.CO.ID – DEWAN PIMPINAN PUSAT LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT PEMUDA MANDIRI PEDULI RAKYAT INDONESIA membuat surat terbukan kepada Presiden RI Presiden Republik Indonesia isinya soal hasil dari penambangan batu oleh PT CAHAYA yang diperuntukan untuk Kontrak kerja dengan Proyek Kereta API Cepat Bandung-Jakarta.

Inilah isi surat bernomor Nomor:E02.04/STr/DPP/PMPRI/IV/2021

Surat Terbuka Terkait Galian Tambang dengan Sifat :Segera

KepadaYTH, Presiden Republik Indonesia Bapak Ir.H.Joko Widodo di Jakarta

Dengan Hormat

Tanpa mengurangi rasa hormat, Kami dari pemerhatiAlam dan Lingkungan khususnya yang ada di Wilayah Kabupaten Sumedang, Provinsi JawaBarat dalam hal ini menulis surat terbuka untuk Bapak Ir.H. Joko Widodo selaku Presiden Republik Indonesia.

Dalam surat ini Kami sampaikan bahwa telah terjadi perusakan lingkungan Alam dampak dari adanya Galian batu pasir oleh PTCahaya yang mengali batu dari daerah Gunung JULANG di Daerah Desa Sunda Mekar,Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang, JawaBarat.

Yang mana hasil dari penambangan batu tersebut oleh PTCAHAYA diperuntukan untuk Kontrak kerja dengan Proyek Kereta API Cepat Bandung-Jakarta.

Menjadi permasalahan di Lapangan, ternyata IZIN Legalitas Tambang tersebut tidak ada Legalitasnya dan hanya dalam bentuk Kerja sama antara Desa,Kecamatan dengan PTCAHAYA.

Padahal Batu Gunung Julang setelah Proyek Bendungan Jatigede selesai tidak boleh ada aktifitas lagi dan izin sudah dicabut kembali. Sedangkan dampak dari Adanya Tambang Ilegal yang dilaksanakan oleh PTCAHAYA telah merusak Kondisi Jalan sepanjang Jalan Sumedang Wado, persisnya antara Cisitu, Situraja, Ganeas sampai Sumedang Kota, merupakan jalan yang khususnya dibebani oleh Kelas Muatan beban berat dengan tonase khusus maximal 25Ton.

Pada prakteknya dalam kegiatan ini dilewati oleh Truk-truk Tronton yang BeratTonase-nya melebihi 40Ton.

Akibat dari Muatan Beban Berat yang melebihi tonase maksimum, Kondisi Ruas Jalan Sumedang Wado Rusak Parah dan banyak mengakibatkan kecelakanTungal Khususnya Kendaran Roda Dua terutama di Malam hari.

Kecelakan terjadi karena kondisi jalan yang retak dan berlubang akibat adanya aktifitas yang terjadi tersebut diatas.

Dengan ini, perlu adanya tindakan tegas terhadap pengusaha Galian Tambang yang Nota bene Izin Legalitas tambangnya dipertanyakan.

Perlu adanya Audensi antara Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Sumedang, Dinas Perhubungan Sumedang dan Instansi instansi terkait untuk disampaikan ke Pimpinan yang ada ditingkat Provinsi JawaBarat diantaranya Gubernur Jawa Barat, Dinas Perhubungan JawaBarat serta Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat hingga tersampaikan kepada Bapak Presiden melalui Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perhubungan Darat untuk selanjutnya dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat baik di tingkat Kabupaten dan Provinsi serta Dewa Perwakilan Rakyat  yang ada di pusat dalam hal Ini DPR RI dan DPD RI yang merupakan Wakil DAPIL Sumedang.

Demikian surat terbuka terkait izin Galian Tambang ini Kami sampaikan.

Atas perhatiannya, Kami selaku wakil masyarakat Kabupaten Sumedang dan sebagai pemerhati masyarakat mengucapkan terimakasih.
Hormat Kami,

DEWAN PIMPINAN PUSAT LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT PEMUDA MANDIRI PEDULI RAKYATINDONESIA

ROHIMAT/JOKER

(KetuaUmum)

Tembusan:
 MenteriDalamNegeri
 MenteriPerhubungan
 MenteriPUPR.
 GubernurJawaBarat.
 KepalaDinasPerhubunganProvinsiJawaBarat.  KepalaDinasPUPRJawaBarat.
 BupatiSumedang.
 DinasPerhubunganKabupatenSumedang.  DitLantasPoldaJabar.
 KasatLantasPolresSumedang.
 KetuaDPRDSumedangSertaJajaran.
 MediaElektronik.
 Arsip.

Berikut Kami Lampirkan Dokumentasi Kondisi Korusakan di Lapangan

Bandung, JawaBarat, 10 April 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.