Home CATATAN #ENERGYWORLDINDONESIA HARGA MINYAK

HARGA MINYAK

223
0
Ilustrasi

Oleh: Radhar Tribaskoro

Kalau anda produsen minyak, berapa harga pokok anda?

Kwik Kian Gie ketika menjadi Menko pernah coba menghitung, namun gagal.

Pendekatan kasar bisa dicoba. Ketika harga minyak $30/barel, minyak tetap tersedia. Berarti masih untung. Kalau harganya $140/b spt sekarang, hitung sendiri berapa tuh untungnya.

Keuntungan itu bisa dipakai utk mengendalikan harga dalam negeri. Tetapi harga dalam negeri malah ikutan naik.

Politik minyak di Indonesia sepertinya memang ditujukan untuk membuat rakyat susah. Ketika harga minyak internasional turun, harga domestik tidak ikut turun. Sekarang saat harga internasional naik, harga domestik ikut naik.

Seorang teman mencibir. Katanya, dalam pemilu rakyat itu ibarat domba tersesat; sementara dalam ekonomi rakyat adalah sapi perah.

Sungguh menggiriskan.

Previous articleMengapa Pendapatan SDA Merosot?
Next articleCERI: KPK Sebaiknya Telisik Proyek Digitalisasi 5518 SPBU Pertamina-Telkom Senilai Rp 3,6 T

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.