Home Energy Akui Saja bahwa itu adalah AFILIASI (Kasus GOTO-TELKOMSEL)

Akui Saja bahwa itu adalah AFILIASI (Kasus GOTO-TELKOMSEL)

761
0

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memberikan jawaban atas permintaan penjelasan bursa berkaitan dengan masalah GOTO-Telkomsel pada 24 Mei 2022. Intinya tidak ada transaksi afiliasi dan benturan kepentingan.

Saya pikir ada sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan dari apa yang disampaikan oleh perusahaan sekelas Telkom kepada bursa. Terserah saja Telkom mau disanksi atau tidak, saya sadar sekarang ini Indonesia di bawah Presiden Jokowi. Yang salah bisa benar, yang benar malah salah.

1. Tidak terdapat kesamaan satu atau lebih anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris antara Perseroan ATAU Telkomsel dengan Gojek.

Itu tidak benar.

Wishnutama Kusubandio adalah Komisaris Utama Telkomsel sejak Februari 2021 sekaligus Komisaris GOTO (sampai saat ini berdasarkan Laporan Registrasi terakhir per 10 Mei 2022 ke bursa).

Tak hanya itu, bahkan pihak GOTO sendiri yang mengungkapkan dalam Prospektusnya bahwa dalam dua perjanjian kerjasama antara GOTO dan Telkomsel (Kerjasama Layanan Korporasi Prabayar dan Kerjasama Berbagi Data) terdapat KESAMAAN anggota Dewan Komisaris (GOTO dan Telkomsel).

Akui saja bahwa itu adalah AFILIASI.

2. Telkomsel dan Gojek bukan merupakan perusahaan yang dikendalikan baik secara langsung ataupun tidak langsung oleh pihak yang sama, di mana perseroan selaku induk perusahaan Telkomsel dalam hal ini dikendalikan oleh NKRI dan Gojek tidak dikendalikan oleh NKRI.

Itu tidak tepat.

Yang dipermasalahkan adalah posisi Menteri BUMN Erick Thohir, yang dalam jabatannya membawahkan Telkom sebagai BUMN dan mewakili NKRI sebagai pemegang saham pengendali; dan Garibaldi Thohir, kakaknya, yang merupakan pengurus (Komisaris Utama GOTO) sekaligus pemegang saham GOTO. Hubungan afiliasi yang terjadi adalah hubungan kekeluargaan seperti diatur dalam Pasal 1 angka 1 huruf a POJK 42/2020.

Masyarakat sudah pintar untuk mengetahui bahwa yang dipersoalkan sebagai transaksi afiliasi dan transaksi benturan kepentingan adalah berkaitan dengan hubungan kekeluargaan itu, BUKAN masalah pengendalian oleh NKRI.

Siapa yang mau bantah bahwa Menteri BUMN Erick Thohir bukan adik Garibaldi Thohir?

Akui saja bahwa itu adalah AFILIASI.

Di mana Presiden Jokowi ketika masyarakat sudah begitu melek sekaligus lelah melihat orang-orang bersilat lidah untuk menghindar dari hal-hal yang faktanya sudah jelas menyangkut masalah pembantunya sendiri dan terjadi di BUMN?

Saya dapat informasi, beberapa hari ke depan, tak lama lagi, akan ada berita heboh yang lebih menukik tentang penggunaan duit triliunan rupiah Telkomsel yang dibayarkan kepada GOTO tersebut. Tak diunggah di dinding ini, biarkan pers yang membuka.

Salam.

Agustinus Edy Kristianto/ist

AGUSTINUS EDY KRISTANTO

Previous articleSkandal Tender Sewa Mobil di PHR Mencuat, CERI: Blok Rokan Itu Kelasnya Bintang Lima, Jangan Dikelola Seperti Kaki Lima!
Next articleSidang B3 Chevron, Terungkap Hutan Lindung Menggala Sakti Rokan Hilir Tercemar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.