Home BUMN Kereta Cepat akan Mangkrak?

Kereta Cepat akan Mangkrak?

94
0
Oleh: Anthony Budiawan – Managing Director PEPS.
Proyek kereta cepat berpotensi mangkrak. Pembengkakan biaya proyek akan menjadi sengketa: siapa yang mau menanggung?
Pihak China sulit menanggung biaya yang bengkak lebih dari 30%, dari 6,07 miliar dolar AS menjadi 8 miliar dolar AS, apalagi kalau tanpa alasan dan perhitungan yang jelas. Bisa-bisa mereka disangka korupsi, dan terancam hukuman mati. Maka itu, pihak China minta Indonesia yang menanggung seluruh pembengkakan biaya ini: 100%.
Tapi Indonesia tidak bisa menanggung 100%, karena ini proyek patungan (joint venture), di mana kepemilikan Indonesia hanya 60%. Menanggung seluruh pembengkakan biaya ini sama saja dengan merugikan keuangan negara, berarti tipikor, tindak pidana korupsi: siapa yang mau jadi korban?
Karena itu, proyek ini terancam dispute berkepanjangan, dengan kemungkinan deadlock, tidak selesai hingga pemilu dan pilpres 2024. Kalau ini terjadi, DPR dan presiden yang akan datang kemungkinan besar akan meninjau ulang proyek ini. Mereka akan minta audit menyeluruh.
Kalau sampai ada indikasi penyimpangan, mungkin pemerintahan yang baru bisa minta proyek dibatalkan, seperti yang terjadi di Malaysia. Pertanyaannya, siapa yang harus bertanggung jawab: hanya eksekutif, atau eksekutif bersama legislatif?
—- 000 —-
Previous articleCPI Jumawa Tidak Bisa Digugat Karena Sudah Dibebaskan dari Segala Tuntutan, LPPHI Tegas Mohon ke Majelis Hakim agar Gugurkan HoA SKK Migas dan Chevron
Next articlePLN Untung Bertubi Tubi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.