Home Energy Turbin Gas Mitsubishi Power Lampaui Akumulasi 8.000 Jam Operasional Aktual

Turbin Gas Mitsubishi Power Lampaui Akumulasi 8.000 Jam Operasional Aktual

309
0
Seri Berpendingin Udara JAC (Air-cooled) Mitsubishi Power | IST
Seri Berpendingin Udara JAC (Air-cooled) Mitsubishi Power | IST

Tonggak pencapaian model M701JAC dicapai oleh unit pertama yang dipasang untuk proyek pembangkit listrik GTCC 5.300 MW di Thailand.

Model M501JAC (untuk pembangkitan listrik 60Hz) yang sedang menjalani pengujian verifikasi jangka panjang di fasilitas T-Point 2 di Takasago Machinery Works juga telah mereproduksi 8.000 jam operasi yang pertama kali dicapai pada tahun 2018.

ENERGYWORLD.CO.ID – Mitsubishi Power, merek solusi daya dari Mitsubishi Heavy Industries, Ltd. (MHI), telah mencapai akumulasi 8.000 jam operasional aktual alias actual operating hours (AOH) untuk turbin gas M701JAC. Unit turbin gas tersebut dipasang untuk sistem pembangkit listrik tenaga gas dan uap (GTCC) yang dioperasikan sebagai bagian dari usaha patungan antara Gulf Energy Development Public Company Limited Thailand, salah satu produsen listrik independen (IPP) terbesar di negara itu, dan Mitsui & Co., Ltd. Turbin gas model M501JAC 60Hz sebelumnya mencapai 8.000 AOH pada Juni 2018, dan dengan model M701JAC 50Hz kini juga melampaui 8.000 AOH, seri berpendingin udara JAC (J Series Air Cooled) mutakhir ini telah menetapkan tolok ukur industri keandalan untuk pasar 50Hz dan 60Hz.

Selain itu, turbin gas model M501JAC yang dimanfaatkan untuk operasi demonstrasi jangka panjang yang dimulai pada Juli 2020 di fasilitas validasi pembangkit listrik tenaga gas dan uap T-Point 2 di lahan milik Takasago Machinery Works di Prefektur Hyogo, baru-baru ini mereproduksi hasil lebih dari 8.000 AOH. Pencapaian ini memberikan bukti yang semakin kuat akan keandalan turbin gas JAC Series.

Proyek pembangkit listrik GTCC di Thailand merupakan usaha patungan antara Gulf Energy Development Public Company Limited dan Mitsui & Co., Ltd. untuk membangun dan mengoperasikan dua pembangkit listrik skala besar, satu di Provinsi Chonburi dan satu lagi di Provinsi Rayong. Pembangkit tersebut menggunakan delapan unit turbin gas M701JAC dengan total output gabungan sebesar 5.300 megawatt (MW). Unit pertama yang dikirimkan, yang kini telah melampaui 8.000 AOH, mulai beroperasi pada akhir Maret 2021 di pembangkit yang berada di Provinsi Chonburi, sekitar 130 kilometer tenggara ibu kota Bangkok. Pembangkit listrik ini sudah mengoperasikan tiga unit M701JAC.

T-Point 2 adalah fasilitas validasi pembangkit listrik GTCC mutakhir yang mencakup unit M501JAC untuk pembangkitan listrik 60Hz dan turbin uap yang sangat efisien, dengan total output 566 MW. Fasilitas ini melakukan optimalisasi dan verifikasi pembangkit total di pembangkit listrik yang terhubung ke jaringan listrik aktual guna memberikan dukungan teknologi bagi operasi jangka panjang yang andal. Operasi demonstrasi jangka panjang di T-Point 2 dikelola oleh Takasago TOMONI HUB Analytics and Performance Center, dan menggunakan banyak aplikasi digital yang sudah ada maupun yang baru dikembangkan dalam Rangkaian Solusi Cerdas TOMONI®, sehingga menjadikan T-Point 2 pembangkit listrik paling cerdas di dunia. Solusi TOMONI yang baru-baru ini divalidasi meliputi aplikasi berbasis AI untuk secara otonom mengoptimalkan kinerja dan operasional pembangkit serta aplikasi penjaminan keandalan menggunakan visualisasi status, tren historis, dan diagnostik prediktif yang canggih.  T-Point 2 juga merupakan fasilitas inti bagi Takasago Hydrogen Park yang saat ini sedang dalam proses konstruksi, dan akan dimanfaatkan untuk validasi operasional menggunakan bahan bakar hidrogen dan integrasi teknologi yang sedang berkembang untuk manajemen energi total, termasuk pemanfaatan bahan bakar hidrogen, produksi hidrogen, dan penyimpanan energi.

Toshiyuki Hashi, MHI Senior Executive Fellow dan Head of Energy Transition & Power Headquarters of Energy Systems, mengatakan terkait pencapaian rekor ini, “Kami sangat bangga bahwa turbin gas JAC Series di kedua pembangkit ini telah mencapai keandalan dan efisiensi tinggi, mencapai 8.000 jam operasi. Kami percaya bahwa turbin gas JAC Series, yang mampu untuk secara stabil menyediakan energi bersih dengan efisiensi tinggi melalui penggunaan bahan bakar hidrogen, akan berperan penting di masa depan dalam mewujudkan masyarakat netral karbon.”

Turbin gas JAC Series memanfaatkan suhu inlet turbin yang tinggi sebesar 1.650°C, memberikan efisiensi pembangkitan listrik yang terdepan di dunia sebesar 64%, level tertinggi untuk pembangkit listrik. Sejak peluncuran komersial turbin gas J Series (yang mencakup JAC Series) pada tahun 2009, pesanan terus mengalami kenaikan dari para pelanggan di Jepang dan di seluruh dunia, mencapai total kumulatif 92 unit. Dari seluruh unit ini, 52 unit saat ini dioperasikan secara komersial, dengan gabungan jam operasional melampaui 1,7 juta jam untuk J Series secara keseluruhan.

Mitsubishi Power, dengan memanfaatkan penetapan tolok ukur industri keandalan ini dengan 8.000 AOH untuk model M701JAC dan M501JAC, akan makin memfokuskan upayanya untuk mendorong penggunaan turbin gas JAC Series yang mutakhir secara luas, dan berkontribusi untuk mengurangi beban lingkungan dalam konteks mendapatkan pembangkitan listrik yang stabil yang sangat penting bagi pembangunan ekonomi global, dan strategi transisi energi. | WAW-EWI

Previous articleCERI: Dirut Pertamina Nicke Widyawati Diduga Bohong ke DPR Komisi VI Soal Acuan Harga BBM
Next articleTrakindo Dukung Pemulihan Ekonomi Indonesia dengan One Stop Solution di Pertambangan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.