Home BUMN Berburu Minyak Rusia (II)

Berburu Minyak Rusia (II)

255
0
Rusia memang tengah berusaha untuk menjual minyak mentahnya di tengah tekanan sanksi barat.
Berbagai cara ditempuh agar minyaknya bisa diekspor yang sebagian besar dikirim melalui laut.
Pembeli utamanya saat ini India , RRC ,Turkey juga beberapa negara lainnya
Cara umum pengiriman minyaknya , melalui metode transfer dari kapal ke kapal di di tengah laut maupun reekspor melalui pelabuhan bunkering
1. Metode Ship To Ship (STS) Transfer Minyak Rusia Di berbagai Wilayah
Metode transfer dari kapal ke kapal (STS) adalah pergerakan pemindahan kargo minyak dari satu kapal ke kapal lain saat berada di laut, bukan di pelabuhan.
Kapal dalam kondisi berlayar , dimana salah satu kapal berlabuh atau keduanya saling berlabuh dengan kecepatan sangat rendah.
Sebagian besar transfer STS benar-benar legal, digunakan untuk menghindari biaya berlabuh di pelabuhan, mahalnya asuransi dan waktu tunggu tambat pelabuhan yang lama untuk kapal pengangkut besar dan kapal tanker
Namun, beberapa transfer STS dilakukan secara ilegal untuk menyembunyikan asal atau tujuan kargo yang ditransfer, seperti negara yang terkena sanksi
Kapal yang terlibat dalam transfer STS ilegal cenderung mematikan transmisi AIS mereka. Meskipun ini sendiri tidak berarti bahwa sesuatu yang terlarang sedang terjadi
a.Transfer Dari Kapal Ke Kapal Minyak Rusia menuju Eropa
Dari laporan analis di Lloyd’s List Intelligence yang mempelajari pergerakan kapal tanker dari pelabuhan Laut Hitam Rusia melakukan pelbagai catatan perubahan rute kapal
Mereka telah mencatat peningkatan yang signifikan dalam aktivitas transfer STS di Kalamata lepas pantai Yunani, juga Marsaxlokk dan Marsaskala , Malta di Laut Mediterania sebagai pintu gerbang kargo minyak baru ke Eropa .
Itu mengingatkan kita pada metode Ship To Ship yang muncul beberapa lalu, di Uni Emirat Arab, Oman dan Malaysia, atas tanggapan terhadap sanksi AS terhadap minyak Venezuela dan Iran.
Transfer dari kapal ke kapal memang kerap terjadi.
Tindakan mengambil minyak Rusia sendiri bukanlah pelanggaran sanksi, karena komoditas energi belum sepenuhnya dilarang di Eropa. (pelarangan berlaku 2023)
Namun demikian , aktivitas di lepas pantai Yunani dan Malta merupakan indikasi metode yang kerap dirancang untuk mengaburkan asal, kepemilikan dan tujuan akhir kargo .
Selama enam bulan hingga 22 Agustus, laporan Nikkei mengkonfirmasi bahwa terjadi 175 transfer di lepas pantai Yunani melibatkan kapal tanker Rusia.
Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan sembilan transfer yang diamati selama waktu yang sama pada tahun 2021.
Ditemukan juga kapal-kapal sebelumnya yang awalnya menunjukkan tujuan Gibraltar telah melakukan transfer antar kapal dari kota Ceuta di Afrika utara Spanyol, melanjutkan ke Terusan Suez, atau melakukan pengiriman di wilayah Mediterania, dengan hanya mengubah sinyal tujuan mereka setelah memasuki laut itu, demikian analis Bloomberg.
Ditemukan pula aktivitas transfer kapal ke kapal di tengah Laut Atlantik untuk tujuan ekspor ke Eropa
Kapal tanker Aframax Zhen I memindahkan muatannya ke supertanker Lauren II di perairan 300 mil sebelah barat pulau Madeira.
Pemindahan kapal-ke-kapal minyak mentah Rusia itu terjadi di pertengahan Atlantik, 26-27 Mei.
Memindahkan kargo ke kapal yang lebih besar bukanlah hal yang aneh, tetapi yang jauh lebih jarang adalah lokasi terjadinya.
Sebagian besar pemindahan terjadi di perairan terlindung, di mana risiko tumpahan minyak sangat berkurang.
Kargo Rusia telah dipindahkan ke kapal yang lebih besar dari Skaw di Denmark,
Sebagai catatan terbaru bahwa praktik pencampuran minyak Rusia dari kapal yang lebih kecil kepada kapal yan lebih besar ini menandakan bahwa minyak Rusia sedang dicampur dengan minyak mentah kapal tanker itu, untuk mengaburkan asal ekspor.
Minyak baru di pasar minyak sekarang disebut “campuran Latvia” dan “campuran Turkmenistan,” yang mengandung sejumlah besar minyak Rusia
b.Transfer Kapal ke Kapal Minyak Rusia menuju Asia
Kapal-kapal kecil digunakan untuk antar-jemput antara pelabuhan Kozmino Rusia dan perairan Yeosu di Korea Selatan, di mana kargo menjalani transfer antar kapal ke supertanker untuk perjalanan selanjutnya ke RRC.
Proses ini tidak biasa untuk minyak mentah ESPO, sejenis minyak Rusia yang biasanya dimuat ke kapal tanker yang lebih kecil untuk perjalanan langsung lima hari ke China.
Meskipun menambah waktu dan biaya pelayaran secara keseluruhan, para pialang mengatakan praktik ini menjadi lebih umum karena pemilik kapal dan pembeli memprioritaskan pasokan kapal kecil yang siap untuk mengangkut minyak keluar dari Kozmino dalam waktu singkat.
2.Re ekspor via Pelabuhan Bunkering
a.Fujairah, Uni Emirat Arab
Fujairah adalah salah satu pelabuhan bunkering minyak
terbesar di dunia setelah Singapura dan Rotterdam di Belanda
Sebagai pusat utama pengolahan dan perdagangan minyak Timur Tengah , Fujairah telah muncul sebagai importir utama bahan bakar minyak Rusia dalam beberapa bulan terakhir
Fujairah juga menjadi sangat strategis bagi Rusia sebagai terminal hub , dalam perjalanan penjualan minyaknya ke India dan RRC
Lembaga swasta intelejen data Kpler mengungkap pemuatan bahan bakar dari Rusia ke Fujairah mencapai rekor tertinggi 527.000 mt (116,00 b/d) pada bulan Juni 2022,
Ini meningkat bila dibandingkan dengan 403,00 mt dan 482,000 mt masing masing pada bulan Mei dan April 2022
Padahal pada bulan Februari, hanya 86.000 mt bahan bakar minyak Rusia yang mengalir ke hub Fujairah, menurut data Kpler.
Dua eksportir terbesar ke Fujairah adalah Iran dan Rusia, yang menyumbang lebih dari 90% impor bulanan dan 3,5% bahan bakar minyak belerang, merujuk data Kpler.
Ekspor bahan bakar minyak dari Fujairah ke AS rata-rata 255.000-400.000 mt sejak akhir Februari, menurut Kpler dan data bea cukai AS.
Fujairah secara historis bukan pengekspor yang signifikan ke AS
Namun, sejak invasi Rusia ke Ukraina, AS telah meningkatkan pembelian bahan bakar minyak dari Fujairah
Fujairah juga menjadi sangat strategis bagi Rusia sebagai terminal hub , dalam perjalan penjualan minyaknya ke India dan RRC
Selain bertindak sebagai bunkering minyak Rusia , entitas bisnis UEA dengan pelabuhan Fujairah nya juga diketahui membantu Venezuela dan Iran menjual minyak mentahnya yang terhambat karena embargo AS
b.Terminal Minyak El Hamra, Mesir
Rusia nampaknya juga mencampur minyak produknya dengan minyak produksi Mesir melalui Terminal Minyak El Hamra
Pelabuhan El Hamra terletak sekitar 120 kilometer barat Alexandria, kota terbesar kedua di Mesir, dan dijalankan oleh Western Desert Operating Petroleum Co (Wepco)
Terminal El Hamra, dibangun untuk menampung dan transit minyak mentah yang diproduksi di gurun barat Mesir. Saat ini mampu menampung 1,5 juta barel minyak mentah di enam tangki penyimpanannya dan satu pelampung tambat untuk bongkar muat
Contoh kasus :
Pada 24 Juli 2022 , kargo sekitar 700.000 barel minyak Rusia dikirim ke terminal minyak Mesir “El-Hamra”.
Dalam beberapa jam, kapal tanker Chris mengambil kiriman dari pelabuhan.
Pengiriman dapat berisi sebagian atau seluruh muatan minyak Rusia.
Ketika tanker Chris meninggalkan El Hamra pada 28 Juli, tangki kargonya hampir penuh dan ditambatkan di terminal minyak Ras Shukhair di pantai Laut Merah di Mesir.
Laporan itu mengatakan langkah yang tidak biasa ini membuat asal dan tujuan pengiriman sulit dilacak
Foto : Asia Nikkei
Bersambung bagian III . Minyak Rusia menarik untuk dibeli Dan Strategi Barat Mencegahnya
Previous articleBerburu Minyak Rusia (I)
Next articleBUMN Dianggap Cenderung Untungkan Elite Politik yang Berkuasa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.