Home BUMN Komisaris Baru PLN Putra Sumedang, Dadan Kusdiana yang Gantikan Rida Mulyana

Komisaris Baru PLN Putra Sumedang, Dadan Kusdiana yang Gantikan Rida Mulyana

95
0
Dadan Kusdiana/ist

ENERGYWORLD.CO.ID – Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Listrik Negara (RUPS PLN), Rabu (21/9/2022), memutuskan melakukan perubahan nomenklatur, pengangkatan dan pemberhentian Direksi serta Komisaris PT PLN (Persero). Salah satu yang diangkat adalah Dadan Kusdiana menjadi komisarin PLN mengantikan Rida Mulyana.

Dadan Kusdiana diangkat menjadi komisaris PLN. Dadan menjadi satu di antara 10 komisaris PLN. PLN dikenal yang paling gemuk untuk uusan komisaris

PT PLN (Persero) merombak jajaran direksi dan komisaris perseroan. Ada dua direksi yang diberhentikan dan satu komisaris yang diberhentikan dan diganti dengan komisaris baru.
Yaitu Dadan Kusdiana yang menjadi komisaris untuk menggantikan Rida Mulyana. Dadan Kusdiana merupakan Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM sejak 9 Agustus 2022 hingga sekarang.

Laman esdm.go.id, Dadan menyebut Dadan putra Sumedang dengan pendidikan SD sampai SMA di Sumedang. Dadan mendapatkan gelar sarjana dari Institut Pertanian Bogor (IPB) jurusan Mekanisasi Pertanian. Ia kemudian melanjutkan S2 di Kyoto University jurusan Energy Science.

Dadan mengawali kariernya di Direktorat Jenderal Listrik dan Pengembangan Energi pada 1997-1998 sebagai Pj. Kasi Peragaan Energi Baru. Kemudian dia menjadi staf di direktorat yang sama pada 1998-2006.

Setelah itu Dadan menjadi Kasubdit Energi Perdesaan – Dit. EBT dan Konservasi Energi pada 2006-2011. Lalu pada 2011-2013 dia menjadi Kepala Subdirektorat Penyiapan Program Bioenergi. Selanjutnya Dadan menjadi Direktur Bioenergi pada 2013-2015 dan diangkat menjadi Kepala Pusat Komunikasi Publik pada 2015-2016. Pada 2016-2017 dia menjadi Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Eenergi. Pada 2017 Dadan menjadi Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama.

Kemudian dia menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam pada 2017-2019. Lalu pada 2019 – 2020 menjabat Kepala Badan penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya mineral.(red)

Previous articlePenegak Hukum Harus Segera Usut Dugaan Korupsi Ekspor Batubara Yang Berpotensi Rugikan Negara Rp 9,3 Triliun di Ditjen Minerba KESDM
Next articleLangkah Menteri BUMN Erick Tohir Mengacak Acak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Melalui Sub Holding Harus Dihentikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.