Home Energy Masa Keemasan ke Dua Blok Rokan Produksi Minyaknya Mencapai 1 Juta Barrel

Masa Keemasan ke Dua Blok Rokan Produksi Minyaknya Mencapai 1 Juta Barrel

168
0

ENERGYWORLD.CO.ID – Blok Rokan akan kembali, mengukir masa ke emasan ke dua dengan produksi minyaknya mencapai 1 juta barrel .Apakah bumi lancang kuning akan mengalami hal yang sama untuk 100 tahun yang ke dua  beroperasi industri migas di bumi lancang kuni.

Nanti saat Provinsi Riau merayakan hari ulang tahunnya di tahun 2024. Maka saat itu Industri Migas beroperasi di Bumi Lancang kuning 100 tahun pertama. Ini di kutip dari media yang menjadikan Bumi Lancang Kuning Sedih untuk 100 tahun ke dua kalau semua kepala daerah baik provinsi maupun kabupaten kota tidak meleburkan diri untuk melupakan ego pribadi dan organisasi demi kepentingan Bumi Lancang kuning yang Kayan akan Migasnya Ilustrasi berita sumber kekayaan baru Migas Bumi Lancang Kuning Migas Non Konvensional (MNK). Tajak sumur Gulamo DET-1 yang dilaksanakan di Blok Rokan (27/7/2023) adalah tajak sumur MNK yang pertama di WK ini yang sumurnya memang didesain untuk sumur MNK.

Selanjutnya Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Pertamina Hulu Rokan (PHR) akan melanjutkan kegiatan pencarian Migas Non Konvensional dengan tajak sumur Kelok DET-1 yang berada dalam cluster yang sama dengan MNK Gulamo.

Berdasarkan hasil assesment Energy Information Administration (EIA, 2013) Amerika Serikat, potensi MNK pada lima cekungan di Indonesia, terdapat sumber daya gas dan minyak in-place sebesar 303 triliun kaki kubik (trillion cubic feet/TCF) dan 234 miliar barel minyak (billion barrel oil/BBO). Salah satu potensi sumber daya MNK itu berada pada cekungan Central Sumatera Basin. Adapun potensi sub basin North Aman di cekungan Central Sumatera Nasin memiliki potensi sumberdaya inplace 1.86 miliar barel minyak dan 2.4 TCF kubik gas.

Benny Lubiantara, Deputi Eksplorasi, Pengembangan dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas, menyatakan bahwa tajak sumur Gulamo DET-1 menandai era baru ekplorasi migas di Indonesia. Menurut dia eksplorasi MNK itu membutuhkan biaya tinggi, resiko tinggi dan teknologi yang hanya perusahaan tertentu yang menguasai dan memiliki pengalaman, sehingga ada jarak waktu yang lama sejak potensi MNK dilirik hingga bisa direalisasikan tajak sumur MNK Gulamo.

Dari berita Nasional dunia Migas ini ,apa dan bagaimana kita kedepan, Untuk itu pilihan untuk legislatif dan eksekutif kita kedepan untuk.Bumi Lancang kuning adalah yang Peduli dan berjuang ,serta bukan karena uang untuk jadi pecudang. Dalam kalau itu terjadi,karena tidak terkendali maka berkah dari Allah atas sumber daya alam yang berlimpah untuk Bumi Lancang Kuning, bisa menjadi bencana. EWI

Migas Indonesia.
Aris Aruna, ST
Praktisi Migas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.