ENERGYWORLD.CO.ID – Asisten Presiden XCMG sekaligus General Manager XCMG Mining, Cui Ji Sheng mengatakan, IEE 2023 Series ini dapat dijadikan sebagai platform yang ikut berkontribusi bagi pembangunan Indonesia khususnya di sektor pertambangan, nikel, batu bara juga konstruksi, minyak dan gas bumi.
Produsen alat berat asal China Xuzhou Construction Machinery Group (XCMG) berpartisipasi dalam agenda “Mining & Contruction Indonesia Expo 2023”. Agenda itu terlaksana mulai Rabu tgl 13-16 September 2023 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.
Menurut Cui Ji Sheng, Indonesia adalah salah satu pangsa pasar terbesar pihaknya di Asia Tenggara. Sebab, Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa.
“Indonesia memiliki cadangan batubara.dan nikel terbesar di dunia. Termasuk emas dan berbagai mineral lainnya. Negara ini adalah salah satu bagian puzzle penting bagi kami untuk ekspansi bisnis perusahaan,” kata Cui Ji Sheng.di JIEXPO, Rabu (13/9).
Dalam pameran itu XCMG menghadirkan setidaknya 26 produk berbeda. Di antaranya seperti Mining Dump Truck bertenaga listrik, Excavator Hidrolik, Wheel Loader, sampai Mobile Impact Crusher.
Melalui pameran tersebut, Cui berharap perusahaan bisa menarik pelanggan yang potensial. Menurutnya, agenda itu juga merupakan peluang bagi XCMG untuk memperluas investasi di Indonesia.
“Mutu produk dan layanan yang kuat akan menjadi pondasi bisnis kami. Kami berharap seluruh pelanggan semakin percaya kepada kami untuk memperkuat ekonomi, khususnya memperkuat kerjasama ekonomi antara Indonesia-China,” ujarnya.
Sebagai informasi, pameran yang dihadirkan XCMG adalah yang terbesar dalam agenda “Mining & Contruction Indonesia Expo 2023”. XCMG sendiri adalah salah satu perusahaan manufaktur alat berat yang memiliki sejarah panjang. Perusahaan itu berdiri pada 1943. Dalam perjalanannya XCMG terdaftar sebagai salah satu 500 top brand di dunia.
Hingga saat ini, XCMG berada di peringkat pertama di industri mesin konstruksi China. Kemudian posisi empat di dunia untuk sektor tersebut, serta posisi keempat sebagai perusahaan manufaktur konstruksi terbesar di China.
Industri pertambangan di Indonesia memiliki demand yang tinggi untuk alat berat. Kehadiran kendaraan alat berat sangat dibutuhkan bagi pelaku bisnis di sektor pertambangan. Fakta itu menjadi target penting bagi ekspansi bisnis internasional XCMG.
Di arena Mining Indonesia 2023, XCMG menampilkan peralatan mesin penambangan terbarunya. Umumnya mesin itu digunakan untuk penambangan terbuka. Biasanya dalam penambangan terbuka membutuhkan alat pengeboran, penggalian, transportasi, dan perataan.
Adapun contoh alat tambang yang ditampilkan XCMG, yaitu ekskavator pertambangan seberat 125 ton dan dump truck pertambangan seberat 130 ton. Kedua jenis kendaraan itu menjadi tolok ukur penghematan energi industri, model efisiensi yang dapat beradaptasi dengan berbagai lingkungan ekstrem. Kedua jenis alat itu dapat beroperasi daerah seperti suhu dingin yang rendah, suhu tinggi, dan kelembaban tinggi.
Berdasarkan penelitian terbaru bahwa saat ini peralatan pertambangan harus ramah lingkungan, cerdas, dan tanpa awak. Dia mengklaim XCMG juga telah merebut pangsa pasar itu saat ini.
Di antaranya dengan menghadirkan kendaraan pertambangan listrik murni seberat 80 ton, kendaraan metanol, serta dump truck pertambangan tak berawak seberat 100 ton dan 240 ton. Semua itu telah dikomersialkan secara luas menjadi kekuatan utama dalam pembangunan tambang ramah lingkungan. EDY/EWI




















