Home Energy OPEC: Industri Minyak dan Gas Tidak Boleh Mendapat Stigma Dalam Perdebatan Perubahan...

OPEC: Industri Minyak dan Gas Tidak Boleh Mendapat Stigma Dalam Perdebatan Perubahan Iklim

140
0

Industri mempunyai peran dalam transisi energi, kata para pemimpin OPEC pada acara iklim di Riyadh

ENERGYWORLD.CO.ID – Industri  minyak dan gas tidak boleh distigmatisasi dalam menciptakan iklim dan sektor ini mempunyai peran dalam  transisi energi yang teratur, lapor Reuters, mengutip para pemimpin OPEC yang menghadiri acara iklim di Arab Saudi.

 Para menteri energi dari Arab Saudi, UEA dan Irak, tiga anggota Organisasi terbesar Negara-negara Pengekspor Minyak  (OPEC), berkumpul di ibu kota Saudi, Riyadh, untuk menghadiri Pekan Iklim Mena PBB.

 Bertempat di Riyadh dari tanggal 8 hingga 12 Oktober dan diselenggarakan oleh Arab Saudi, diskusi di Mena Climate Week akan menjadi masukan bagi konferensi Perubahan Iklim PBB akhir tahun (Cop28) di Dubai.

“Kami bertiga di sini sebagai produsen hidrokarbon besar juga memiliki tanggung jawab kepada dunia untuk menyediakan sumber daya hidrokarbon yang cukup bagi transisi untuk memastikan transisi dilakukan dengan harga yang bertanggung jawab,” Reuters mengutip Suhail Al Mazrouei, Menteri Energi dan Energi UEA . Infrastruktur, seperti yang dikatakan pada panel yang mempertemukan negara ketiga.

“Kita tidak bisa berhenti menggunakan sumber energi yang kita gunakan saat ini sebelum kita mendapatkan sumber energi alternatif dan berkelanjutan berita untuk masa depan,” kantor Saudi SPA melaporkan, mengutip pernyataan menteri tersebut.
Perusahaan-perusahaan minyak mendapat kritik karena tidak bergerak cukup cepat dalam mencapai target iklim karena kurangnya investasi yang kronis di sektor minyak dan gas menambah volatilitas pasar minyak mentah.
Industri minyak dan gas global perlu mengambil “berbagai jalur” dalam transisi energi, kata para pemimpin perusahaan minyak dan gas global di Adipec 2023 baru-baru ini.
Para pemimpin energi global telah mendesak pemerintah negara-negara untuk berinvestasi lebih banyak pada proyek minyak dan gas pada saat krisis energi terjadi, yang diperburuk oleh perang di Ukraina.
Belanja modal hulu minyak dan gas meningkat sebesar 39 persen menjadi $499 miliar pada tahun lalu, yang merupakan tingkat tertinggi sejak tahun 2014, menurut Forum Energi Internasional.
Namun, belanja hulu tahunan perlu ditingkatkan menjadi $640 miliar pada tahun 2030 untuk memastikan pasokan yang memadai, kata IEF.
Minyak dan gas “sangat dibutuhkan” di dunia dan dapat terus diproduksi, jika Anda memproduksi dengan cara yang lebih baik, kata Vicki Hollub, CEO Occidental Petroleum, dalam panel di Adipec 2023.
Dunia harus meningkatkan pengeluaran energi bersih dari $1,8 triliun yang diharapkan pada tahun 2023 menjadi  $4,5 triliun per tahun pada awal dekade berikutnya untuk membatasi pemanasan global hingga 1,5°C, kata Badan Energi Internasional.
Negara-negara juga perlu meningkatkan  kapasitas terpasang energi terbarukan global sebanyak tiga kali lipat menjadi 11.000 gigawatt pada akhir dekade ini, tambah badan tersebut.

UEA akan menjadi tuan rumah KTT iklim Cop28 di Dubai antara tanggal 30 November dan 12 Desember, di mana negara-negara akan menilai posisi mereka sehubungan dengan tujuan iklim sebagai bagian dari proses yang disebut inventarisasi global.

“Cop28 akan memberikan hasil transformasional bagi kawasan ini, dan bagi dunia,” kata Dr Sultan Al Jaber, calon presiden Cop28 dan utusan khusus UEA untuk perubahan iklim, pada acara Mena Climate Week pada hari Minggu, menurut Reuters.
“Kami memiliki 27 Polisi, dan Anda mungkin akan terkejut mengetahui bahwa 17 di antaranya ditempatkan di negara-negara penghasil bahan bakar fosil,” kata Al Jaber, yang juga merupakan direktur eksekutif dan kepala eksekutif grup Adnoc.
Faktanya adalah, energi merupakan hal mendasar bagi semua orang, di mana pun.”
Dia mengatakan pada konferensi Adipec pekan lalu bahwa industri minyak dan gas sangat penting untuk memecahkan tantangan energi global saat ini, termasuk memainkan peran “penting” dalam meningkatkan energi terbarukan.
“Semua orang harus terlibat untuk mencapai kemajuan transformasional yang diperlukan,” kata Dr Al Jaber kepada Adipec.

“Tidak ada industri lain yang memiliki kemampuan yang sama dalam mengelola kompleksitas, kedalaman pengetahuan, modal, teknologi, dan skala yang diperlukan untuk tugas yang ada.”

“Industri ini dapat dan harus membantu mendorong solusi. Sudah terlalu lama industri ini dipandang sebagai bagian dari masalah, karena tidak berbuat cukup dan, dalam beberapa kasus, bahkan menghambat kemajuan,” tambahnya.
Sementara itu, Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman juga mengatakan industri ini tidak boleh distigmatisasi dan dunia masih membutuhkan hidrokarbon, menurut laporan Reuters.

“Ada kemungkinan bagi kita untuk bergerak di bidang minyak dan gas,” katanya pada acara Mena Climate Week. EDY/EWI

Sumber: berita nasional

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.