Home Maritim Pelabuhan Saudi Tumbuh dalam Indeks Pelayaran PBB dengan Perluasan Layanan dan Penanganan...

Pelabuhan Saudi Tumbuh dalam Indeks Pelayaran PBB dengan Perluasan Layanan dan Penanganan Kontainer

141
0

ENERGYWORLDPengenalan layanan kargo baru dan kemajuan signifikan dalam penanganan peti kemas telah mendorong Otoritas Pelabuhan Saudi, juga dikenal sebagai Mawani, mencapai peningkatan terbesar dalam indeks pelayaran PBB. 

Mawani telah mengumpulkan 79,01 poin dalam Indeks Konektivitas Pengiriman Liner Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan untuk kuartal keempat tahun 2023, dibandingkan dengan 77,66 poin pada kuartal sebelumnya, sebagaimana dinyatakan dalam siaran pers.

UNCTAD menyusun Indeks LSC dengan mempertimbangkan berbagai sub-indikator, antara lain frekuensi jadwal kunjungan kapal per minggu, standarisasi kapasitas kapal, dan ketersediaan rute pelayanan reguler yang disediakan oleh jalur pelayaran untuk angkutan masuk dan keluar.

Mawani menyoroti bahwa Arab Saudi telah membuat kemajuan signifikan di sektor logistik, dengan membangun 28 layanan kargo baru yang bekerja sama dengan perusahaan pelayaran terkemuka pada tahun 2023. 

Selain itu, Kerajaan Arab Saudi telah mencapai kemajuan besar dalam penanganan peti kemas, naik dari peringkat 24 ke peringkat 16 dalam peringkat Seratus Pelabuhan Lloyd’s List. 

Selain itu, Arab Saudi telah naik peringkat 17 dalam Indeks Kinerja Logistik Bank Dunia, menduduki posisi ke-38 dari 160 negara. 

Strategi Transportasi dan Logistik Nasional Arab Saudi bertujuan untuk meningkatkan kontribusi sektor ini terhadap produk domestik bruto Kerajaan dari 6 persen saat ini menjadi 10 persen pada tahun 2030.  

Strategi inisiatif ini berpusat pada memperkuat posisi Kerajaan sebagai pusat logistik global, meningkatkan kualitas hidup di kota-kota Saudi, dan mencapai keseimbangan anggaran publik. 

Dalam pernyataannya, Mawani menyoroti bahwa pertumbuhan sektor logistik di kawasan ini dapat dikaitkan dengan upaya berkelanjutan pemerintah dalam peningkatan dan modernisasi infrastruktur.  

Selain itu, komitmen Mawani untuk membatasi prosedur impor dan ekspor tidak hanya meningkatkan ekspor nasional tetapi juga mendorong perdagangan maritim global, yang pada akhirnya mengurangi biaya operasional pelabuhan. 

Laporan terbaru yang dirilis Mawani mengungkapkan bahwa pelabuhan Arab Saudi mengalami peningkatan penanganan peti kemas sebesar 16,85 persen pada bulan November dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.  

Menurut otoritas, Kerajaan Saudi menangani 737.530 kontainer standar pada bulan November, meningkat dari 631.160 kontainer yang tercatat pada bulan yang sama tahun 2022.EDY/EWINDO

sumber:arabNews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.