Home Energy Gas Warung Madura Bebas Jual Gas LPG Diprotes Ritel Besar, Adi Prayitno: Takut...

Warung Madura Bebas Jual Gas LPG Diprotes Ritel Besar, Adi Prayitno: Takut Amat

35
0

Warung Madura Bebas Jual Gas LPG Diprotes Ritel Besar, Adi Prayitno: Takut Amat

ENERGYWORLD.CO.ID – Adi Prayitno Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI), kembali memberikan komentarnya terkait polemik warung Madura yang kembali mendapatkan sorotan.

Hal ini muncul setelah pemodal besar mengungkapkan keberatannya atas penjualan tabung gas LPG hingga BBM oleh warung Madura.

Adi Prayitno menanggapi permasalahan ini dengan rasa heran terhadap para konglomerat di Indonesia.

“Apalagi ini,” ujar Adi dalam keterangannya di aplikasi X @Adiprayitno_20 (9/5/2024).

Ia menyatakan keheranannya melihat orang-orang besar takut bersaing dengan warung Madura, sementara warung tersebut hanya menghasilkan keuntungan yang kecil.

“Takut amat sama warung Madura. Padahal untungnya tak seberapa kok,” ucapnya.

Menurut Adi, keuntungan yang didapatkan oleh warung Madura hanya cukup untuk menyambung hidup dan mengganti pakaian yang sudah tidak layak pakai.

“Cuma buat nyambung hidup dan cukup buat ganti kolor saja,” tukasnya.

Ia menyayangkan sikap para konglomerat yang merasa terancam oleh warung kecil semacam itu.

“Kenapa tak sekalian saja haramkam warung Madura jualan,” cetusnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Nicholas Mandey, menyoroti penjualan LPG dan bahan bakar minyak (BBM) di warung Madura.

Ia menegaskan perlunya pemerintah memberlakukan kebijakan yang konsisten dan tidak diskriminatif antara warung Madura dan toko ritel.

Roy mengingatkan bahwa ada aturan yang harus dipatuhi semua pihak, terutama terkait keselamatan.

Roy mencontohkan bahwa untuk penjualan BBM di pom bensin, harus memenuhi aspek keamanan, seperti ketersediaan alat pemadam di sekitar lokasi.

Namun menurutnya, hal ini belum dipenuhi oleh warung Madura.

Selain itu, Roy juga menyoroti penjualan minuman keras (miras) di warung-warung, dari miras golongan A-C.

Ia mempertanyakan pemberlakuan peraturan minuman beralkohol (minol) terhadap warung-warung tersebut, sementara peritel dijaga ketat terkait peraturan itu. **

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.