Home Kolom Utang dan Kebakaran Lagi Aset Vital ; Tensi Pertamina Berapa Sekarang?

Utang dan Kebakaran Lagi Aset Vital ; Tensi Pertamina Berapa Sekarang?

33
0

Utang dan Kebakaran Lagi Aset Vital ; Tensi Pertamina Berapa Sekarang?

Oleh : Salamuddin Daeng

Jika dilihat pertamina itu punya hutang 800 T lalu harus membayar bunga sebesar 7,5 % rata rata, berarti pertamina harus membayar tiap tahun 60 T rupiah. Ini aja membuat tensi pertamina naik. Mungkin ini alasan mengapa terburu-buru mau membuat manajemen risiko di seluruh sub holding. Ini ketegangan risiko yang berkaitan dengan masalah uang.

Mengapa? Karena keuntungan pertamina tidak sampai segitu. Untuk membayar utang tentu dia perlu utang baru, atau perlu uang. Bisa minta juga ke negara tapi dengan berbagai alasan, atau mencari utang dan investor. Tapi semua orang tahu Pertamina beroperasi lebih besar pasak dari pada tiang. Jadi gak berani lagi utang swasta karena kuatir Pertamina tidak bisa membayar atau menunda pembayaran dalam jangka waktu yang tidak ditentukan.

Lalu setelah itu terjadi kebakaran Kilang Balikpapan disaat Pertamina sedang terjerat utang. Ini risiko non uang yang berimplikasi terhadap keuangan dengan cepat. Sebab walaupun kebakaran kilang tidak dapat diatasi, namun ke depannya masih ada masalah. Kepercayaan investor menurun, risiko meningkat lagi, utang murah sulit didapat, bahkan mungkin tak akan ada yang berani berinvestasi.

Nah kalau Pertamina tidak dapat utang berarti tensi naik lagi. Uang tunai terbatas maka akan ada yang dikorbankan termasuk keamanan fasilitas vital. Karena semua perlu uang. Uang segalanya dalam urusan pertamina dan minyak ini. Kalau uang kurang maka aset vital akan jadi korban. Atau aset vital yang kondisinya membahayakan dijadikan alasan minta uang pada negara. Jadi boleh juga.

Jadi usaha manajemen pertamina sekarang harus fokus dalam memonitor ketegangan darah Pertamina secara lebih intensif. Selain itu harus mengerahkan sumber daya lebih banyak untuk menjaga fasilitas vital Pertamina. Sebab bisa jadi kebakaran akan terus terulang dan kita tau sudah terulang berkali-kali. Seluruh kilang minyak utama Pertamina telah terbakar dalam 5 tahun terakhir. Kilang Cilacap dan Kilang Balikpapan sudah berkali-kali kebakaran hebat. Kilang balongan dampaknya membuat ribuan orang mengungsi dari tempat tinggal mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.