
ENERGYWORLD.CO.ID – Serangan udara Israel menewaskan sedikitnya 37 warga Palestina di seluruh Jalur Gaza pada hari Kamis, termasuk 11 orang di sebuah tenda perkemahan yang menampung keluarga-keluarga yang mengungsi, kata petugas medis.
Mereka mengatakan 11 orang tersebut termasuk wanita dan anak-anak di distrik Al-Mawasi, yang ditetapkan sebagai zona kemanusiaan bagi warga sipil pada awal perang antara Israel dan kelompok militan Hamas yang berkuasa di Gaza, yang sekarang memasuki bulan ke-15.
Direktur jenderal departemen kepolisian Gaza, Mahmoud Salah, dan ajudannya, Hussam Shahwan, tewas dalam serangan itu, menurut kementerian dalam negeri Gaza yang dikelola Hamas.
“Dengan melakukan kejahatan membunuh direktur jenderal polisi di Jalur Gaza, pendudukan bersikeras menyebarkan kekacauan di (daerah kantong) itu dan memperdalam penderitaan manusia warga,” tambahnya dalam sebuah pernyataan, dikutip Arabnews, Kamis (2/1/2025).
Militer Israel mengatakan telah melakukan serangan berbasis intelijen di Al-Mawasi, tepat di sebelah barat kota Khan Younis, dan melenyapkan Shahwan, menyebutnya sebagai kepala pasukan keamanan Hamas di Gaza selatan. Tidak disebutkan tentang kematian Salah.
Serangan udara Israel lainnya menewaskan sedikitnya 26 warga Palestina, termasuk enam orang di markas besar kementerian dalam negeri di Khan Younis dan lainnya di kamp pengungsi Jabalia di Gaza utara, kamp Shati (Pantai) dan kamp Maghazi di Gaza tengah.
Militer Israel mengatakan telah menargetkan militan Hamas yang menurut intelijen beroperasi di pusat komando dan kendali “yang tertanam di dalam gedung kotamadya Khan Younis di Area Kemanusiaan.”
Ketika ditanya tentang 37 kematian yang dilaporkan, seorang juru bicara militer Israel mengatakan bahwa mereka mengikuti hukum internasional dalam melancarkan perang di Gaza dan bahwa mereka mengambil “tindakan pencegahan yang layak untuk mengurangi bahaya warga sipil.”
Militer menuduh militan Gaza menggunakan daerah pemukiman yang dibangun untuk berlindung. Hamas membantahnya.
Sekutu Hamas yang lebih kecil, Jihad Islam mengatakan bahwa mereka menembakkan roket ke kibbutz Israel selatan di Holit dekat Gaza pada hari Kamis. Militer Israel mengatakan mereka mencegat satu proyektil di daerah yang telah menyeberang dari Gaza selatan.
Israel telah menewaskan lebih dari 45.500 warga Palestina dalam perang tersebut, menurut kementerian kesehatan Gaza. Sebagian besar dari 2,3 juta penduduk Gaza telah mengungsi dan sebagian besar wilayah pesisir yang kecil dan padat penduduk itu hancur.
Perang tersebut dipicu oleh serangan lintas batas Hamas pada 7 Oktober 2023 di Israel selatan yang menewaskan 1.200 orang dan menyandera 251 orang lainnya di Gaza, menurut penghitungan Israel. RE/EWI