Home BUMN Denny JA Jadi Komisaris Utama Pertamina Hulu Energi, Stella Christie dan Qodari...

Denny JA Jadi Komisaris Utama Pertamina Hulu Energi, Stella Christie dan Qodari Masuk Jajaran Komisaris

529
0

Denny JA Jadi Komisaris Utama Pertamina Hulu Energi, Stella Christie dan Qodari Masuk Jajaran Komisaris

ENERGYWORLD.CO.ID – PT Pertamina Hulu Energi (PHE), selaku Subholding Upstream Pertamina, resmi mengumumkan perubahan susunan jajaran komisaris dan direksi perusahaan. Pengumuman dilakukan melalui situs resmi perusahaan pada Senin, 8 Juli 2025.

Dalam restrukturisasi tersebut, Denny Januar Ali (Denny JA) ditunjuk sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen. Tokoh yang dikenal sebagai pendiri Lembaga Survei Indonesia (LSI) itu kini resmi menduduki posisi strategis di salah satu anak usaha BUMN sektor energi.

Tak hanya itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, juga masuk ke dalam jajaran komisaris. Ia akan mendampingi Denny JA bersama Muhammad Qodari, pengamat politik yang saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Kepresidenan.

Sementara itu, perubahan juga terjadi di level direksi. Awang Lazuardi ditunjuk sebagai Direktur Utama PHE, menggantikan pejabat sebelumnya. Penunjukan ini dilakukan bersamaan dengan pengukuhan jajaran direksi lainnya.

Hermansyah Y Nasroen, Sekretaris Perusahaan PHE, menegaskan bahwa perubahan susunan pengurus merupakan hasil keputusan pemegang saham dan menjadi bagian dari strategi memperkuat tata kelola perusahaan.

“Pada hari selasa (8/7) telah dilakukan pengukuhan jajaran Direksi di lingkup Subholding. Penetapan ini sepenuhnya merupakan kewenangan pemegang saham. Pertamina Subholding Upstream tentunya mendukung dan comply pada kebijakan dan keputusan pemegang saham,” ujar Hermansyah dalam keterangannya.

Ia juga berharap, susunan baru ini mampu meningkatkan profesionalisme dan memperkuat peran PHE dalam menjaga ketahanan energi nasional.

“Diharapkan dengan susunan baru ini dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan profesionalitas, khususnya dalam menjaga ketahanan energi,” tambahnya.

Perombakan struktur organisasi ini dinilai strategis untuk menjawab tantangan industri energi di tengah dinamika global, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia usaha, akademisi, dan pemerintahan.

Sumber: CNBC Indonesia, Bisniscom & Kompas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.