Home Energy OPEC Mengklaim Dunia Membutuhkan Investasi Minyak dan Gas Sebesar US$18,2 Triliun pada...

OPEC Mengklaim Dunia Membutuhkan Investasi Minyak dan Gas Sebesar US$18,2 Triliun pada Tahun 2050

397
0

OPEC Mengklaim Dunia Membutuhkan Investasi Minyak dan Gas Sebesar US$18,2 Triliun pada Tahun 2050

ENERGYWORLD.CO.ID – Dunia membutuhkan investasi minyak dan gas senilai US$18,2 triliun hingga tahun 2050 untuk memastikan pasokan energi pada pertengahan abad ini, ungkap Sekretaris Jenderal OPEC Haitham Al Ghais kepada Energy Connects dalam sebuah wawancara eksklusif.

Permintaan minyak diperkirakan akan terus meningkat hingga tahun 2050, dengan konsumsi diperkirakan mencapai 123 juta barel per hari (bph) saat itu, naik dari sekitar 104 juta bph tahun ini, menurut World Oil Outlook (WOO) tahunan OPEC yang dirilis minggu lalu.

Minyak masih diperkirakan menyumbang 30% dari bauran energi global pada tahun 2050, menurut perkiraan OPEC, yang menurut Al Ghais didasarkan pada fakta, bukan ideologi.

Prakiraan ini memberikan tanggung jawab tambahan pada pundak OPEC, dan kelompok tersebut terus menganjurkan peningkatan investasi di sektor energi, kata Al Ghais.

Industri minyak, khususnya, akan membutuhkan investasi hingga US$18,2 triliun mulai sekarang hingga tahun 2050, sekretaris jenderal OPEC menambahkan.

“Penting bagi dunia untuk melakukan hal ini dengan benar dan berinvestasi sekarang agar siap menghadapi masa depan,” ujar Al Ghais kepada Energy Connects.

Dalam kata pengantar WOO 2025, Al Ghais menulis, “Tidak akan ada puncak permintaan minyak di masa mendatang.”

Mengingat melambatnya pertumbuhan permintaan Tiongkok, OPEC merevisi turun perkiraan pertumbuhan permintaan minyaknya untuk semua tahun antara 2025 dan 2029.

Namun, perkembangan ekonomi global dengan meningkatnya permintaan minyak dan bertambahnya populasi global serta kelas menengah akan menopang pertumbuhan permintaan dalam beberapa dekade mendatang.

OPEC menegaskan kembali bahwa tidak ada puncak permintaan minyak yang terlihat dan dunia akan melihat peningkatan konsumsi terus-menerus selama beberapa dekade.

Pandangan OPEC bahwa tidak akan ada puncak permintaan minyak dalam waktu dekat dibandingkan dengan proyeksi industri dan Badan Energi Internasional (IEA). Banyak perusahaan minyak terbesar yang menjanjikan permintaan akan mencapai titik jenuh pada dekade mendatang, sementara IEA justru memperkuat narasinya bahwa puncak permintaan minyak global masih akan terjadi. RE/Ewindo

sumber Oilprice.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.