Home Dunia Israel Melancarkan Serangan Tangki Minyak di Pelabuhan Laut Merah Yaman, Hodeidah

Israel Melancarkan Serangan Tangki Minyak di Pelabuhan Laut Merah Yaman, Hodeidah

161
0
Tangki minyak terbakar di pelabuhan setelah serangan Israel di Hodeidah, Yaman pada 20 Juli 2024 [File: AP]

Israel Melancarkan Serangan Tangki Minyak di Pelabuhan Laut Merah Yaman, Hodeidah

Serangan pada hari Selasa pertama kali dikonfirmasi oleh stasiun TV Al Masirah yang berafiliasi dengan Houthi.

ENERGYWORLD.CO.ID – Israel telah mengonfirmasi pihaknya melancarkan serangan terhadap pelabuhan Hodeidah di Yaman dalam putaran serangan terakhirnya terhadap negara tersebut, yang menurutnya menargetkan Houthi.

“Puluhan warga sipil Yaman telah terbunuh dalam serangan Israel yang terus berlangsung ini,” Al Jazeera melaporkan (16/9).

Militer Israel mengatakan pada hari Selasa pihaknya mencegat sebuah rudal yang diluncurkan dari Yaman, menyusul sirene yang berbunyi di Yerusalem Barat.

Sebagai balasannya, Israel telah menyerang infrastruktur seperti pelabuhan dan pembangkit listrik di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi dan juga mengebom wilayah sipil.

Setelah membom Qatar, Israel telah mengintensifkan serangannya di Yaman dalam serangan yang telah menewaskan puluhan orang.

Dalam dua minggu terakhir, Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan pesawat nirawak terhadap Bandara Ramon Israel di dekat kota Eilat di Laut Merah yang melukai dua orang. Serangan pada hari Minggu, yang menargetkan ruang kedatangan, telah menghentikan operasional di bandara tersebut selama sekitar dua jam.

Puluhan orang tewas di ibu kota Yaman, Sanaa, dan provinsi al-Jawf akibat serangan Israel pada hari Rabu. Ratusan orang berkumpul pada hari Selasa untuk menghadiri upacara pemakaman 31 jurnalis Yaman yang tewas dalam serangan tersebut.

Pada hari Kamis, militer Israel mengatakan pihaknya telah mencegat sebuah rudal yang ditembakkan dari Yaman.

Akhir bulan lalu, Israel membunuh Perdana Menteri Houthi Ahmed al-Rahawi dalam serangan udara lainnya di Sanaa, dengan kelompok tersebut menjanjikan “pembalasan” atas kematiannya dan kematian hampir separuh kabinetnya.

Beberapa minggu setelah kematian para pejabat tinggi ini, perdana menteri sementara Houthi berjanji pada hari Jumat untuk terus memerangi Israel. RE/Ewindo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.