Rusia Uji Coba Senjata Nuklir yang Diklaim dapat Menghindari Pertahanan Udara
ENERGYWORLD.CO.ID – Uji coba rudal bertenaga nuklir Rusia yang diklaim dapat menghindari pertahanan udara mencerminkan tekad Moskow untuk melindungi kepentingan keamanannya, kata Kremlin pada hari Senin, sementara tekanan Barat meningkat pada Presiden Vladimir Putin untuk mengakhiri perang di Ukraina.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia “terus berupaya memastikan keamanannya sendiri,” dan menambahkan bahwa isu ini “vital” di tengah apa yang ia gambarkan sebagai meningkatnya “sentimen militeristik” di Eropa, Newsweek (27/10)
Rudal tersebut, yang dikenal sebagai Burevestnik dan diberi kode nama Skyfall oleh NATO, dilaporkan terbang sejauh 14.000 kilometer (8.700 mil) dalam uji coba baru-baru ini. Putin muncul dalam sebuah video resmi mengenakan seragam kamuflase untuk menerima laporan tersebut.
Uji coba itu dilakukan saat Amerika Serikat menyiapkan sanksi baru yang menargetkan sektor minyak dan gas Rusia dan sekutu Eropa menjanjikan lebih banyak bantuan militer kepada Ukraina.
Presiden AS Donald Trump mengkritik peluncuran tersebut, mengatakan Putin seharusnya fokus mengakhiri perang. “Kalian harus mengakhiri perang,” kata Trump saat berkunjung ke Asia. “Itulah yang seharusnya kalian lakukan, alih-alih menguji coba rudal.”
Sementara itu, pertempuran meningkat di Ukraina timur, dan Rusia mengatakan pihaknya menembak jatuh hampir 200 pesawat tak berawak Ukraina dalam serangan semalam, saat kedua belah pihak bersiap menghadapi musim dingin yang keras dengan permusuhan baru. RE/Ewindo




















