Pupus Sudah Mimpi Punya Kereta Tanpa Rel dan Taksi Terbang di IKN, Basuki: Tak Urgent

    133
    0
    KOMPAS.com

    Pupus Sudah Mimpi Punya Kereta Tanpa Rel dan Taksi Terbang di IKN, Basuki: Tak Urgent

    ENERGYWORLD.CO.ID  – Mimpi Ibu Kota Nusantara (IKN) punya sarana transportasi canggih seperti kota-kota maju di China, macam Shenzhen, Hangzhoi, Chongqing, dan Shanghai, pupus sudah. Hal ini menyusul penegasan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, bahwa program autonomous rail transit atau kereta otonom tanpa rel dan sky taxi atau taksi terbang yang diwacanakan menjadi bagian dari ekosistem transporrasi berkelanjutan tidak memiliki urgensi.

    Basuki menyatakan bahwa fokus pembangunan saat ini adalah pada hal-hal yang lebih penting, yaitu pembangunan kantor, hunian, dan konsep Smart Forest City.

    Mobil saja belum ada, mau naik taksi terbang. Jadi belum urgent sekarang, menurut saya. Dan itu teknologinya pasti nanti ‘kan masih berkembang terus. Nanti teknologinya pasti lebih baik dari pada temuan teknologi yang sekarang,” ujar Basuki menjawab Kompas.com.

    Ia memberi sinyal bahwa moda canggih ini mungkin baru akan relevan pada tahun 2040 atau 2045 sebagai ultimate goal IKN. Untuk jangka pendek, prioritas akan dialihkan pada pengembangan kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) darat, terutama bus publik EV, yang akan mulai digunakan di IKN pada tahun 2026.

    Moda Transportasi Canggih yang Sudah Uji Coba (PoC) Meskipun secara operasional belum menjadi prioritas utama, baik Kereta Otonom maupun Taksi Terbang telah menjalani tahap Proof-of-Concept (PoC), sekaligus menunjukkan komitmen awal terhadap teknologi futuristik di IKN. Berikut spesifikasi teknis kedua moda transportasi tersebut: Kereta Otonom Tanpa Rel atau Autonomous Rail Transit (ART). **

    sumber KOMPAS.com

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.