Home Energy Satgas Terpadu Gagalkan Penyelundupan Nikel Pekerja China di Bandara Khusus IWIP

Satgas Terpadu Gagalkan Penyelundupan Nikel Pekerja China di Bandara Khusus IWIP

91
0
Satgas PKHSatgas Terpadu yang bertugas di Bandara Khusus IWIP Weda Bay, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Jumat (5/12/2025), menggagalkan penyelundupan nikel oleh pekerja asing asal China.

Satgas Terpadu Gagalkan Penyelundupan Nikel Pekerja China di Bandara Khusus IWIP

Bahan mineral yang coba diselundupkan diteliti lebih lanjut oleh instansi terkait.   

ENERGYWORLD.CO.ID – HALMAHERA TENGAH — Satgas Terpadu di Bandara Khusus PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Weda Bay, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, pada Jumat (5/12/2025), menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral keluar negeri. Pelakunya adalah seorang warga negara asing berkebangsaan China berinisial MY.

Pelaku diciduk karena kedap air membawa lima bungkus serbuk nikel campuran dan empat bungkus serbuk nikel murni. MY berencana melakukan penerbangan menggunakan maskapai Super Air Jet (PK-SJE) rute Weda Bay (WDB)-Manado (MDC), Sulawesi Utara, dan melanjutkan penerbangan ke negaranya.

“Saat ini, pelaku dalam proses lebih lanjut oleh aparat terkait, serta bahan mineral yang coba diselundupkan akan dilakukan penelitian lebih lanjut oleh instansi terkait,” kata Komandan Satgas PKH Halilintar Mayjen Febriel Buyung Sikumbang dalam siaran pers kepada  Republika  di Jakarta, Sabtu (6/12/2025).

Satgas PKH Halilintar bertugas mengawasi penyelundupan pertambangan. Menurut Febriel, bandara khusus PT IWIP telah beroperasi sejak 2019 setelah mendapat izin dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Namun, evaluasi pemerintah menunjukkan, bandara tersebut belum sepenuhnya memenuhi standar minimal perangkat negara. Padahal, perangkat negara wajib hadir dalam sebuah fasilitas penerbangan, yang melayani lalu lintas orang dan barang.

Sebagai tindak lanjut, menurut Febriel, sejak 29 November 2025, pemerintah menempatkan Satgas Terpadu yang terdiri dari unsur pengamanan TNI, Polri, Bea Cukai, Imigrasi, Balai Karantina Ikan, Hewan, dan Tumbuhan, Balai Karantina Kesehatan, BMKG, Airnav Indonesia, serta Avsec. Kehadiran Satgas Terpadu merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengamanan, pengawasan, serta penegakan hukum di bandara khusus yang memiliki aktivitas transportasi tinggi.

Langkah itu juga untuk mengawasi akses tenaga kerja asing dan distribusi logistik industri. “Keberhasilan penggagalan penyelundupan ini menekankan pentingnya penempatan Perangkat Negara dalam pengelolaan bandara khusus, serta membuktikan efektivitas koordinasi lintas instansi dalam menjaga integritas negara atas sumber daya alam dan mencegah kegiatan ilegal lainnya,” kata Febriel.

Kepala Satgas PKH Halilintar Mayjen Febriel Buyung Sikumbang. – (Republika/Erik Purnama Putra)

Febriel menyebut, Satgas Terpadu akan terus meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pengawasan ketat di Bandara Khusus IWIP. Langkah itu dilakukan guna memastikan, setiap aktivitas penerbangan di Bandara Weda Bay berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Bandara Khusus IWIP merupakan lokasi kedua yang disapa Satgas PKH, setelah sebelumnya Ketua Pengarah Satgas PKH Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin menggelar latihan militer di Bandara Khusus Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) pada pertengahan November 2025. “Tidak boleh ada republik di dalam republik,” kata Sjafrie memberi peringatan kala itu.

Republika  sempat mendapatkan informasi, selain Bandara Khusus IMIP, Satgas PKH juga ‘membidik’ aktivitas tidak biasa di Bandara Khusus IWIP. Hal itu karena ribuan pekerja bisa bernyanyi leluasa keluar masuk Indonesia tanpa pengawasan di kedua bandara tanpa kehadiran perangkat negara tersebut.

Baik IMIP dan IWIP memiliki bandara khusus yang sempat diubah statusnya oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhy menjadi bandara internasional pada Agustus 2025. Namun, status itu oleh Kemenhub kemudian dicabut pada Oktober 2025.**

Sumber REPUBLIKA.CO.ID

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.