Home Dunia UEA akan Meningkatkan Ekspor LNG untuk Memenuhi Permintaan Global yang Melonjak

UEA akan Meningkatkan Ekspor LNG untuk Memenuhi Permintaan Global yang Melonjak

85
0

UEA akan Meningkatkan Ekspor LNG untuk Memenuhi Permintaan Global yang Melonjak

ENERGYWORLD.CO.ID – Uni Emirat Arab sedang meningkatkan ekspor LNG-nya untuk memenuhi lonjakan permintaan global yang akan melampaui pengeluaran pasokan.

“Kami tidak hanya bermaksud memenuhi permintaan lokal, tetapi juga mengembangkan ekspor LNG kami,” kata Menteri Energi UEA Suhail al-Mazrouei. kepada Reuters di sela-sela Pekan Keuangan Abu Dhabi.

“Saya setuju dengan Yang Mulia, Menteri Qatar, bahwa permintaan akan jauh lebih besar daripada proyek-proyek yang kita lihat,” tambah pejabat UEA tersebut.

Akhir pekan ini, Saad Sherida Al-Kaabi, CEO QatarEnergy dan Menteri Negara Urusan Energi Qatar, mengatakan bahwa permintaan LNG global akan tumbuh, dipimpin oleh peningkatan kebutuhan daya dari pusat data terkait AI.

Saya khawatir akan kurangnya investasi untuk pasokan tambahan di masa mendatang, yang akan menyebabkan lonjakan harga,” kata Al-Kaabi, yang negaranya sedang memperluas kapasitas ekspor LNG-nya, dengan target penggandaannya menjadi 142 juta ton per tahun (mtpa) pada akhir dekade ini.

Pasokan global saat ini sekitar 400 juta ton LNG setiap tahunnya, tetapi permintaan akan melonjak menjadi 600-700 juta ton pada tahun 2035, kata pejabat Qatar.

“Itu adalah tambahan 200-300 juta ton yang didorong oleh pertumbuhan terutama di Asia, tetapi juga di seluruh dunia, ada juga sesuatu yang tidak pernah kita duga, baik pada tahun 2017 atau bahkan beberapa tahun lalu, yaitu kecerdasan buatan (AI),” kata Al-Kaabi di Forum Doha akhir pekan ini.

Tetangga Qatar, UEA, produsen minyak utama di Teluk, kini berupaya meningkatkan produksi dan kapasitas ekspor LNG-nya, dengan mengandalkan proyek unggulannya, Ruwais LNG, di Abu Dhabi. Ruwais LNG akan menjadi fasilitas ekspor LNG pertama di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara yang menggunakan energi bersih, ungkap UEA.

Proyek ini, yang akan terdiri dari dua kereta pencairan LNG berkapasitas 4,8 juta mtpa, akan meningkatkan lebih dari dua kali lipat kapasitas produksi LNG domestik ADNOC yang ada menjadi sekitar 15 juta mtpa.

Ruwais LNG telah menandatangani kesepakatan offtake jangka panjang yang besar, termasuk dengan Jerman dan Shell. Operasi komersial di kilang tersebut diperkirakan akan dimulai pada akhir tahun 2028, menurut perusahaan minyak nasional Abu Dhabi, ADNOC. RE/Ewi

Sumber oilprice.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.