Home Dunia Indonesia Bergabung dengan Aliansi Global Halal Mark yang Dipimpin Arab Saudi

Indonesia Bergabung dengan Aliansi Global Halal Mark yang Dipimpin Arab Saudi

7
0
Pusat ini berencana meluncurkan inisiatif Global Halal Hub, sebuah sistem digital terintegrasi yang bertujuan untuk menyatukan sertifikasi halal dan memfasilitasi prosedur perdagangan lintas batas antar berbagai negara. Arabnews

Indonesia Bergabung dengan Aliansi Global Halal Mark yang Dipimpin Arab Saudi

ENERGYWORLD.CO.ID : Empat negara telah bergabung dengan aliansi Global Halal Mark, sebuah inisiatif baru yang diluncurkan oleh Saudi Halal Center, menyusul penandatanganan dua perjanjian dengan Indonesia dan Thailand.

 “Jumlah negara yang berpartisipasi dalam aliansi tersebut diperkirakan akan mencapai 10 pada akhir tahun ini. Inisiatif ini bertujuan untuk menyatukan tanda “Halal” di seluruh dunia dan mencapai standar keandalan tertinggi di sektor ini,” kata Abdulaziz Al-Rushodi, CEO Halal Center Saudi, Forum Halal Makkah, dikutip Arabnews (16/2/26).

Menurut Abdulaziz, inisiatif kedua yang diumumkan pada forum tersebut adalah Akademi Halal, yang didirikan bekerja sama dengan Universitas Islam Madinah, untuk berfungsi sebagai referensi ilmiah global yang berkontribusi pada pengembangan kompetensi dan ekosistem halal secara komprehensif. 

Al-Rushodi juga menyatakan bahwa pusat tersebut berencana untuk meluncurkan inisiatif Global Halal Hub, sebuah sistem digital terintegrasi yang bertujuan untuk menyatukan sertifikasi halal dan memfasilitasi prosedur perdagangan lintas batas antar berbagai negara. 

Sebagai bagian dari upaya untuk mendukung industri lokal, pusat tersebut — menurut Al-Rushodi — menandatangani nota kesepahaman dengan Asosiasi Produsen Makanan, yang mencakup ribuan pabrik nasional, dengan tujuan memberdayakan produk Saudi dan memenuhi syarat untuk diekspor ke negara-negara di dunia Islam dengan memberikan tanda halal. 

Ia mengatakan bahwa kemitraan ini bertujuan untuk mendorong produsen lokal mengadopsi tanda tersebut sebagai standar inti untuk produk mereka, membuka prospek luas untuk pemasaran global dan memperkuat kehadiran produk Saudi di pasar internasional. 

Pusat Halal Saudi didirikan pada tahun 2018 dan beroperasi di bawah Otoritas Makanan dan Obat Saudi. Pusat ini memberikan sertifikat halal setelah memverifikasi kepatuhan terhadap standar dan persyaratan syariah dan teknis untuk memastikan keandalan produk yang menyandang tanda “Halal” di pasar lokal dan internasional, selain menerbitkan tanda halal Saudi. 

Pusat tersebut memberikan hak untuk menggunakan merek dagangnya, yaitu logo yang ditempatkan pada produk untuk menunjukkan bahwa produk tersebut berada di bawah pengawasan dan audit serta sesuai dengan hukum Islam. 

Ukuran pasar halal global pada tahun 2025 diperkirakan mencapai sekitar $7 triliun, dengan Arab Saudi menduduki peringkat teratas sebagai negara investor terbesar di sektor ini dengan nilai SR5,5 miliar ($1,4 miliar), demikian disampaikan Yousef Khalawi, Sekretaris Jenderal Kamar Dagang dan Pembangunan Islam, kepada Al-Eqtisadiah. 

Menurut Khalawi, ukuran pasar halal diperkirakan akan mencapai $10 triliun pada tahun 2030, di tengah percepatan pertumbuhan permintaan konsumen global dan perluasan investasi dalam rantai nilai yang terkait dengan industri halal. 

Arab Saudi menempati peringkat pertama secara global di antara negara-negara dengan investasi terbesar di sektor halal, dengan investasi senilai SR5,5 miliar. Malaysia berada di urutan kedua dengan investasi mencapai SR4,7 miliar, berkat ekosistem standar halal global yang maju, diikuti oleh Kuwait di urutan ketiga dengan investasi sebesar SR4,1 miliar. 

UEA berada di peringkat keempat dengan investasi sekitar SR3,7 miliar dalam rantai nilai yang terkait dengan makanan, pariwisata, dan produk konsumen, sementara Indonesia berada di peringkat kelima dengan investasi yang diperkirakan mencapai SR1,5 miliar. RE/Ewindo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.