- Para jamaah yang berkumpul di tengah meningkatnya ketegangan di Tepi Barat yang dijajah
- Ratusan warga Yerusalem diperintahkan untuk tidak memasuki masjid selama bulan suci Ramadhan.
ENERGYWORLD.CO.ID – Sekitar 50.000 jamaah Palestina melaksanakan salat Isya dan Tarawih Ramadhan pada Minggu malam di Masjid Al-Aqsa di kota bertembok Yerusalem Timur yang diduduki.
Menurut Pemerintah Provinsi Yerusalem, dikutip Arabnews (23/2/26), kepadatan orang tetap berkumpul meskipun ada pos pemeriksaan militer Israel dan pemeriksaan identitas yang ketat di gerbang masjid.

Warga Palestina menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan, yang dimulai pada hari Rabu, di tengah meningkatnya ketegangan di Tepi Barat yang dijajah, termasuk serangan oleh para pemukim dan penggerebekan serta penangkapan oleh tentara Israel.
Lebih dari 300 warga Yerusalem baru-baru ini menerima perintah dari Israel yang melarang mereka memasuki Masjid Al-Aqsa selama bulan Ramadhan, lapor kantor berita Wafa.
Pasukan Israel telah meningkatkan kehadiran militer mereka di Yerusalem dan membatasi akses ke masjid bagi anak-anak di bawah 12 tahun, pria di atas 55 tahun, dan wanita di atas 50 tahun.
Sejak hari Rabu, ribuan warga Palestina telah bertekad untuk melewati pos pemeriksaan militer, termasuk di Qalandiya dan Bethlehem, dengan harapan dapat mengikuti salat di Al-Aqsa. RE/Ewindo




















